Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Flu Unggas Ditemukan di Istanbul

Kasus flu unggas terdeteksi di Istanbul, kota paling padat penduduk di Turki. Pemerintah Turki menyatakan tidak ada resiko penyebaran wabah pada saat ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 03 Juli 2015  |  08:16 WIB
Peternakan unggas - disnak.jabarprov.go.id
Peternakan unggas - disnak.jabarprov.go.id

Kabar24.com, JAKARTA - Kasus flu unggas terdeteksi di Istanbul, kota  paling padat penduduk di Turki. Pemerintah Turki menyatakan tidak ada resiko penyebaran wabah pada saat ini.

Jejak virus ditemukan pada burung liar di wilayah Turki Eropa dan Anatoli, Kabupaten Kartal dan Arnavutkoy khususnya, kata beberapa pejabat. Ditambahkannya, semua tindakan telah dilakukan.

Pemerintah telah melarang perburuan di daerah hutan di kota tersebut sampai akhir September, dengan harapan bisa mencegah virus itu menular dari hewan liar ke unggas dan manusia.

Penelitian mengenai virus tersebut masih berlangsung, tapi tak ada resiko mengenai wabah flu unggas di Istanbul pada saat ini, sebab wabah bisa dilokalisir, kata para pejabat dari Kementerian Pangan, Pertanian dan Ternak.

Flu unggas belum menyebar ke manusia di Istanbul, demikian antara lain isi satu pernyataan resmi.

Kasus flu unggas juga pernah terlihat di negeri tersebut sebelumnya. Pada awal Mei, virus flu unggas dideteksi di Provinsi Balikesir di Turki Barat. Pemerintah saat itu mengkarantina wilayah itu dan membunuh lebih dari 120.000 ayam di Kabupaten Mudanya.

Lebih daru dua juta ayam di Turki Barat belakangan dibunuh sebagai pencegahan.

Pada musim semi tahun ini, lebih dari sembilan juta unggas, kebanyakan kalkun, baik mati akibat virus H5N2 atau dimatikan untuk mencegah penyebaran penyakit itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Flu Unggas

Sumber : Antara

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top