Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Tips Nyalakan Lilin Yang Aman Dari Potensi Kebakaran

Kalau listrik mati, kadang-kadang sebagian keluarga menggunakan lilin untuk penerangan sementara.Tapi belakangan lilin tidak hanya sebagai alat penerangan sementara, namun juga sebagai aroma terapi yang membuat rikeks para penghuninya
Reni Efita
Reni Efita - Bisnis.com 28 Mei 2015  |  20:10 WIB
/flickr.com
/flickr.com
Bisnis.com, JAKARTA -- Kalau listrik mati, kadang-kadang sebagian keluarga menggunakan lilin untuk penerangan sementara.Tapi belakangan lilin tidak hanya sebagai alat penerangan sementara, namun juga sebagai aroma terapi yang membuat rileks.
Bila tidak hati-hati, lilin bisa pula menyebabkan kebakaran.
 
Andrea Aileen, Marketing & Communication Manager Gunnebo Indonesia, Kamis (28/5/15) memberikan beberapa tips memakai lilin supaya tidak terjadi kebakaran.
 
1. Menyalakan lilin harus jauh dari tirai dan jendela yang terbuka. Ketika menyala tidak boleh ditinggalkan, harus selalu dalam pengawasan orang dewasa.
2. Gunakan tatakan lilin yang kokoh, tidak mudah terbalik.
3. Letakan lilin pada permukaan yang rata sehingga tidak mudah terbalik.
4. Hati-hati terhadap cahaya, rambut, pakaian yang longgar sangat mudah tersambar nyala lilin.
5. Menggunakan senter untuk penerangan sementara lebih aman dari pada menggunakan lilin.
Gunnebo Indonesia merupakan perusahaan penyedia jasa keamanan dan keselamatan asal Swedia yang telah berada di Indonesia lebih dari 40 tahun.
 
 
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top