Capai Rp1,9 Triliun, Batu Batasi Investasi yang Kikis Lahan Pertanian

Pemkot Batu, Jawa Timur, menjaga investasi yang mengikis lahan pertanian menyusul derasnya investor yang masuk.
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 12 Mei 2015  |  21:45 WIB
Capai Rp1,9 Triliun, Batu Batasi Investasi yang Kikis Lahan Pertanian
Pemkot Batu, Jawa Timur, menjaga investasi yang mengikis lahan pertanian menyusul derasnya investor yang masuk. - JIBI
Bisnis.com, BATU - Pemkot Batu, Jawa Timur, menjaga investasi yang mengikis lahan pertanian menyusul derasnya investor yang masuk.
Terhitung dalam kurun 2010-2014 investasi di Kota Batu sudah mencapai Rp1,9 triliun. Selama empat tahun terakhir tercatat 2.145 unit usaha berdiri dengan serapan tenaga kerja sebanyak 7.602 orang.
      
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko mengatakan setiap investasi pasti akan membawa dampak positif dan negatif.
"Seperti pembangunan Emeral Condotel di Kelurahan Sisir. Dampak positifnya bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan penduduk di sekitarnya," kata Eddy, Selasa (12/5/2015).
Sisi negatifnya, lahan pertanian berkurang, lalu lintas menjadi bertambah padat serta sejumlah dampak  lainnya.
Namun begitu pihaknya percaya jika pembangunan Emeral Condotel sudah sesuai Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).
"Dan paling penting Pemkot Batu membatasi investasi yang menggunakan lahan pertanian," ujarnya.
Pihaknya tidak menginginkan keindahaan alam Kota Batu mulai terkikis dengan keberadaan bangunan gedung bertingkat.
Jika hal itu terjadi maka wilayah Kota Batu akan berubah menjadi hutan gedung bertingkat seperti Kota Surabaya dan Jakarta.
Pada 2015 investor dari Kota Surabaya sudah menyiapkan dana Rp200 miliar untuk membangun  kondotel berlantai delapan. Lokasinya di Jalan Raya Oro-Oro Ombo Kota Batu.
           
Kepala Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu (BPMPT) Kota Batu Eny Rachyuningsih mengatakan setiap tahun investasi di Kota Batu meningkat.
Sesuai Perda RTRW Kota Batu, wilayah kecamatan Bumiaji tetap dipertahankan untuk menjadi kawasan pertanian.
Wilayah kecamatan Junrejo dan Batu untuk aneka ragam usaha seperti perdangan, perumahan, obyek wisata termasuk untuk perkantoran.
Sedangkan investasi Emeral Condotel belum masuk dalam pemasukan investasi pada 2015.
       
Direktur Utama PT Penta Berkat Ady Miki Siswanto mengatakan
pembangunan Emeral Condotel akan dimulai bulan depan. Saat ini sedang dalam tahap menyelesaikan seluruh proses perizinannya di BPMPT Kota Batu.
       
Emeral Condotel dibangun di atas lahan seluas 4.790 meter persegi dengan tinggi bangunan mencapai delapan lantai. Dibangun dalam dua blok atau tower dengan jumlah kamar sebanyak 291 unit.
    
"Untuk tenaga kerja kami akan mengutamakan warga di kelurahan Sisir, Temas dan Oro-Oro Ombo. Termasuk tenaga terampil yang akan mengelola hotel," tambahnya.

Diperkirakan kondotel bisa menampung 3.000 wisatawan dan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 2.000 orang.
       
PT Penta Berkat memilih Kota Batu sebagai tempat usaha menyusul potensinya yang masih tinggi. Serta ditopang oleh  alamnya yang indah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kota batu

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top