Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Peneliti: SDM Kaltim Belum Siap Kelola PLTN

Himpunan Peneliti Indonesia menilai sumber daya manusia di Provinsi Kalimantan Timur belum siap jika kawasan itu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 07 Mei 2015  |  18:38 WIB
Peneliti: SDM Kaltim Belum Siap Kelola PLTN
Ilustrasi
Bagikan

Kabar24.com, SAMARINDA -- Himpunan Peneliti Indonesia menilai sumber daya manusia di Provinsi Kalimantan Timur belum siap jika kawasan itu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

Ketua Himpenindo Bambang Subiyanto mengatakan Provinsi Kalimantan Timur memiliki potensi untuk pengembangan PLTN.

Hanya saja, Kaltim belum memiliki ahli yang ideal untuk mengoperasikan pembangkit tersebut.

"Saya kuatir tenaga kerja asing yang akan menjalankan PLTN tersebut," katanya kepada Bisnis, Kamis (7/5/2015).

Dia menjelaskan kondisi tersebut jelas merugikan Indonesia selaku pemilik PLTN.

Untuk itu, agar kondisi tersebut tidak terjadi, dia menyarankan pemerintah segera menyiapkan calon-calon tenaga ahli yang akan menjalankan pembangkit teknologi tinggi tersebut.

Berkaitan dengan itu, Bambang mendorong agar Pemda Kaltim selaku pemangku kebijakan yang ingin membangun PLTN, segera menyiapkan SDM daerahnya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan, sebutnya, adalah dengan memberi beasiswa kepada pelajar maupun ahli-ahli yang ada di Kaltim untuk menimba ilmu di negara yang sudah mengembangkan teknologi PLTN tersebut.

"Silakan saja, apakah itu pemerintah pusat atau daerah, yang jelas jangan sampai tenaga asing yang menjalankan," ungkapnya.

Bambang menyebutkan selain dukungan pemda, perguruan tinggi yang ada di Kaltim sebaiknya juga mulai memikirkan program studi yang akan menghasilkan para ahli dibidang teknologi nuklir.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kaltim Dwi Nugroho Hidayanto mengemukakan investor dari China sudah menyatakan kesediaannya untuk membangun PLTN di Kaltim.

"Sudah ada komitmen dari mereka, tinggal menunggu lampu hijau dari atas [pemerintah pusat]," jelasnya.

Dwi mengungkapkan investor China tersebut sudah menyiapkan road map pembangunan PLTN yang dikhususkan dibangun di Kaltim.

Sebagai langkah awal, sebut Dwi, investor China tersebut akan membangun PLTN skala kecil dengan kapasitas 5 MW saja. PLTN tersebut sebagai prototype dan diujicobakan selama tiga tahun.

"Setelah tiga tahun itu, baru mereka siap membangun PLTN kapasitas 1000 MW," tegasnya.

Seperti diketahui, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak menegaskan pihaknya sudah menjalin komunikasi yang intensif dengan Batan selaku otoritas yang menangani pembangunan PLTN di Indonesia.

Awang menyebutkan Batan sudah melakukan studi kelayakan pembangunan PLTN di Kaltim. Hasilnya, Kaltim sangat berpotensi untuk dibangun PLTN.

"Teknologi ini aman, asal sesuai prosedur. Karena itu, Kaltim siap membangun PLTN," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pltn EKONOMI KALTIM
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top