Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ISIS Incar Kuala Lumpur. Malaysia Ciduk 12 Tersangka Jelang KTT ASEAN

Kepolisian Malaysia menangkap 12 orang yang diduga kelompok Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang berencana menyerang beberapa lokasi di sekitar ibukota negara, Kuala Lumpur.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 26 April 2015  |  20:59 WIB
ISIS - dw.de
ISIS - dw.de

Kabar24.com, JAKARTA – Kepolisian Malaysia menangkap 12 orang yang diduga kelompok Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang berencana menyerang beberapa lokasi di sekitar ibukota negara, Kuala Lumpur.

Dalam penangkapan itu, kepolisian setempat menyita bahan peledak dan menggagalkan rencana kelompok tersebut.

Kepala Kepolisian Khalid Abu Baker mengatakan para tersangka yang ditangkap pada hari Sabtu dan Minggu berusia antara 17-41 tahun.

Seluruhnya ditangkap di Ulu Langgat dan Cheras, yang berlokasi di pinggiran kota dekat Kuala Lumpur.

“Orang-orang itu diduga merencanakan serangan kepada "target strategis dan kepentingan pemerintah di sekitar Lembah Klang", katanya seperti dikutip Reuters, Minggu (26/4/2015).

Rencana itu dilakukan menanggapi seruan ISIS yang menyatakan negara-negara islam berpaham sekuler sebagai musuh dari kelompok militan tersebut.

Bahan peledak yang disita meliputi 20 kg amonium nitrat dan 20 kg potasium nitrat, Khalid menambahkan.

Saat ini, Kuala Lumpur tengah mengetatkan keamanan sebagai tuan rumah penyelanggaran KTT Asean yang rencananya akan dibuka secara resmi pada Senin, (27/4/2015).  

Kendati demikian, belum jelas rencana penyerangan tersebut dimaksudkan dalam gelaran tersebut atau tidak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ISIS
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top