Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nurdin Halid: Lumrah Jika Tommy Soeharto Turun Tangan

Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Nurdin Halid mengakui ikut campurnya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto dalam perseteruan yang terjadi di internal Partai Golkar antara kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono merupakan hal yang lumrah.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 April 2015  |  13:48 WIB
Dari kiri Akbar Tanjung, Tommy Soeharto, Aburizal Bakrie, dan Titiek Soeharto. - Twitter Tommy Soeharto
Dari kiri Akbar Tanjung, Tommy Soeharto, Aburizal Bakrie, dan Titiek Soeharto. - Twitter Tommy Soeharto

Kabar24.com, JAKARTA—Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Nurdin Halid mengakui ikut campurnya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto dalam perseteruan yang terjadi di internal Partai Golkar antara kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono merupakan hal yang lumrah.

Pasalnya menurut Nurdin, Tommy Soeharto adalah anak dari pendiri Partai Golkar yaitu Soeharto dan juga sekaligus kader dari Partai Golkar. Karena itu menurut Nurdin, Tommy merasa terpanggil untuk turut serta menyelesaikan perseteruan yang terjadi di internal Partai Golkar.

"Tommy ini kan masih kader Golkar dan disamping itu beliau adalah anak dari pendiri Golkar. Kalau dia berempati ini adalah hal wajar dan lumrah," tutur Nurdin di Gedung DPR Jakarta, Kamis (23/4).

Menurut Nurdin, sudah seharusnya Tommy ikut menyelesaikan perseteruan yang terjadi di internal Partai Golkar antara kubu Agung dan kubu Ical. Karena sebagai anak dari pendiri Partai Golkar, Tommy memiliki tanggungjawab sosial untuk memulihkan kondisi Partai Golkar seperti dulu lagi.

"Sebagai anak pendiri (Partai Golkar), justru dia punya kewajiban supaya meluruskan. Jangan sampai para pelaku di Partai Golkar sekarang menyimpang dari ide awal didirikannya Partai Golkar," tukasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kisruh Golkar
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top