Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KISRUH GOLKAR: Kader di Depok Protes. Minta Petinggi Pusat Bersikap Dewasa

Kalangan kader Partai Golkar di daerah meminta pengurus tingkat pusat bersikap dewasa dalam menyelesaikan konflik internal partai berlambang beringin itu.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 21 April 2015  |  16:13 WIB
Ketua Umun Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie (tengah) bersama anggota Fraksi Golkar DPR-RI mengangkat tangan, seusai memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/3/2015). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Ketua Umun Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie (tengah) bersama anggota Fraksi Golkar DPR-RI mengangkat tangan, seusai memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/3/2015). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kabar24.com, DEPOK--Kalangan kader Partai Golkar di daerah meminta pengurus tingkat pusat bersikap dewasa dalam menyelesaikan konflik internal partai berlambang beringin itu.

Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Partai Golkar Babai Suhaemi menuturkan para petinggi pusat sudah saatnya menyelamatkan Golkar dari konflik yang berlarut tersebut.

 

"Saya berharap semoga para petinggi di pusat ini menyadari bahwa mereka yang telah melakukan kesalahan di Golkar agar mau mengakui hal itu," ujarnya pada Bisnis.com, Selasa (21/4/2015).

Sehingga, kata dia, konflik Golkar bisa dikatakan selesai setelah dibawa ke meja hukum.

Setelah itu, kedua pihak antara kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie duduk bersama untuk tidak lagi mempersoalkan kepengurusan mana yang lebih benar.

"Saya sebenarnya ingin menegur para petinggi Golkar di pusat. Bahwa yang lebih banyak salahnya dalam konflik ini agar mengakui sehingga persoalannya tidak berlarut dan merugikan," ujarnya.

Dia menambahkan apabila konflik terus berlanjut, maka kader Golkar di daerah akan terbebani. Pasalnya, sejumlah daerah pada tahun ini akan menggelar Pilkada.

Babai, yang juga bakal calon wali kota Depok mengaku was-was partai Golkar tidak akan ikut Pilkada.

Pasalnya, ada aturan yang menyatakan bahwa partai yang tengah berkonflik tidak berhak ikut Pilkada. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kisruh Golkar
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top