Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bea Cuka Bandara Soetta Ringkus Penyelundupan Narkotika Rp75,4 M

Bea Cuka Bandara Soetta Ringkus Penyelundupan Narkotika Rp75,4 M
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 16 April 2015  |  00:31 WIB
Ilustrasi - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) mengambil sampel barang bukti narkoba sebelum dimusnahkan di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (25/2). - Antara
Ilustrasi - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) mengambil sampel barang bukti narkoba sebelum dimusnahkan di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (25/2). - Antara

Kabar24.com, TANGERANG--Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno-Hatta melansir data bahwa sejak awal tahun sampai 15 April 2015 terkumpul nilai barang bukti hasil penindakan Rp75,4 miliar terhadap upaya penyelundupan narkotika.

Agung Kuswandono, Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, mengatakan angka itu berasal dari 37,7 kg narkotika, yakni sabu 36,6 kg dan ketamine 60 gram dari upaya penyelundupan yang berhasil digagalkan pihak bandara.

"Tersangkanya 18 orang terdiri dari kewarganegaraan China tiga orang, Kenya dua orang, Nigeria dua orang, dan HongKong tiga orang," katanya, di Tangerang, Rabu (15/4/2015).

Sabu-sabu alias metamphemine merupakan narkotika kategori golongan I. Penyelundupan barang ini ke Indonesia adalah pelanggaran pidana sesuai pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 35/2009 tentang Narkotika.

Dalam hal barang bukti beratnya lebih dari 5 gram pelaku akan dipidana mati, seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum Rp10 miliar ditambah sepertiga.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkotika
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top