Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PDI-P akan Buka Sekolah Partai di Jogja & Bali untuk Kadernya

PDIP akan membuka sekolah partai di Yogyakarta dan sekolah kader partai yang akan dipusatkan di Bali.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 11 April 2015  |  14:48 WIB
Pedagang gerabah melintas di depan mural lambang PDI Perjuangan di kawasan Semampir Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (4/2/2015). - Antara
Pedagang gerabah melintas di depan mural lambang PDI Perjuangan di kawasan Semampir Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (4/2/2015). - Antara

Bisnis.com, SANUR - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan membuka sekolah partai di Yogyakarta dan sekolah kader partai yang akan dipusatkan di Bali.

Namun, sebelum sekolah di dua lokasi itu dibuka, partai berlambang banteng moncong putih ini akan membuka sekolah partai yang sementara dipusatkan di Subang, Jawa Barat, bekerja sama dengan Kampus Revolusi Mental Pembina Karakter Bangsa pimpinan Prof Ermain.

Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto mengungkapkan pembangunan sekolah ini ditujukan bagi kader yang belum pernah menjadi kepala daerah. Tujuannya, agar mereka memahami tata pemerintahan, legislasi, kebijakan publik dan strategi pemenangan partai.

Meski dikhususkan hanya bagi kader partai, PDIP tetap membuka kemungkinkan bagi kader nonpartai mengikuti sekolah partai. “Namun, dalam kaitan di mana kami harus bekerja sama dengan partai lain untuk pemenangan maka kami pun terbuka bagi mereka untuk terlibat,” jelasnya, Sabtu (11/4/2015).

PDIP sudah melakukan rekrutmen calon kepala daerah mulai tiga bulan lalu. Saat ini, proses penjaringan tengah berjalan untuk memutuskan calon kepala daerah yang sesuai dan segaris dengan ideologi partai. Sebelumnya, dijelaskan peluang kerja sama dengan partai nonkoalisi pendukung pemerintahan di pilkada 2015 terbuka dilakukan.

Hanya saja kerja sama itu diperuntukkan bagi daerah yang masuk kategori klaster dua tempat perolehan suara PDIP di daerah itu berkisar 10%-19%. PDIP membagi daerah menjadi tiga klaster, yaitu pertama perolehan suara di atas 20%, klaster kedua 10%-19%, dan ketiga di bawah 10%.

Untuk kategori klaster pertama, di mana perolehan suara PDIP di daerah itu mencapai di atas 20%, partai akan memfokuskan calon dari internal partai. 

Hasto mengungkapkan pihaknya sudah melakukan rekrutmen calon kepala daerah mulai tiga bulan lalu. Saat ini proses penjaringan masih terus berjalan untuk memutuskan calon kepala daerah yang sesuai dan segaris dengan ideologi partai.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top