Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LUHUT PANJAITAN: Saya Prajurit, Bukan Oportunis

Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan tidak merasa oportunis ketika disinggung mengenai pidato Ketua Umum Megawati Soekarnoputri saat membuka kongres IV PDI-P Bali.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 10 April 2015  |  12:53 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan (kedua kanan) berbincang dengan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) sebelum mengikuti rapat terbatas kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jabar, Senin (16/2). - Antara
Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan (kedua kanan) berbincang dengan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) sebelum mengikuti rapat terbatas kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jabar, Senin (16/2). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan tidak merasa oportunis ketika disinggung mengenai pidato Ketua Umum Megawati Soekarnoputri saat membuka kongres IV PDI-P Bali.


Dalam pidatonya, Mega melancarkan sindiran adanya kaum oportunis antipartai yang tidak mau bekerja keras membangun partai tetapi hanya menunggu dan menunggu kemudian menyalip di tikungan.

Selain itu, juga ada 'penumpang' gelap dari mobilisasi kekuatan tim kampanye yang sangat rentan ditumpangi kepentingan. Penumpang gelap itu bertujuan menguasai sumber daya alam bangsa.

"Masa saya oportunis. Masa, saya prajurit dari bawah, oportunis. Saya prajurit yang punya dignity [kehormatan], saya menghormati ibu Mega sebagai mantan bos saya dan sebagai mantan presiden," katanya Jumat (10/4/2015) di Kantor Bina Graha Kompleks Istana.

Tidak disebutkan siapa saja yang disindir Mega tersebut. Namun,  menjelang Kongres, berbagai serangan ditujukan kepada Luhut di antaranya tentang kekuasaan Kepala Staf yang mengawasi ratusan program prioritas pembangunan dan rencananya merekrut lulusan Harvard University.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Luhut Pandjaitan Kongres PDIP
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top