Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Infrastruktur Terbengkalai, Investasi Kaltim Terancam

Kamar Dagang dan Industri Kalimantan timur memperkirakan arus investasi ke wilayah ini terancam mandeg lantaran belum beresnya pembangunan berbagai proyek infrastruktur dasar di provinsi ini.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 08 April 2015  |  13:39 WIB

Kabar24.com,SAMARINDA – Kamar Dagang dan Industri Kalimantan timur memperkirakan arus investasi ke wilayah ini terancam mandeg lantaran belum beresnya pembangunan berbagai proyek infrastruktur dasar di provinsi ini.

Wakil Ketua Bidang Investasi Kadin Kaltim Alexander Sumarno mengatakan Kaltim masih minim dengan infrastruktur vital, namun disisi lain rencana pembangunan infrastruktur vital yang sudah dicanangkan tekesan tidak dikerjakan dengan serius.

“Banyak proyek vital seperti pembangunan jalan tol, jembatan dan bandara yang terbengkalai. Ini jelas menganggu iklim investasi,” katanya, Rabu (8/4/2015).
Alex mengungkapkan jalan raya, jembatan dan bandara merupakan denyut nadi bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi suatu daerah.

Karena itu, jika sektor ini tidak tersedia dengan baik maka pertumubuhan ekonomi dan investasi di daerah tersebut bakal tersendat.

Bisnis mencatat, Pemprov Kaltim mencanangkan berbagai proyek pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan juga bandara guna mendukung perekonomian daerahnya.

Misalnya proyek pembangunan jalan tol Samarinda – Balikpapan, pembangunan Bandara Samarinda baru dan pembangunan jembatan Mahakam baru.

Hanya saja, hingga saat ini progres pembangunan ketiga proyek infrastruktur tersebut tidak berjalan dengan baik.

Berbagai masalah seperti perizinan, pembebasan lahan dan permodalan menjadi kendala dalam pembangunan proyek-proyek itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

masalah infrastruktur EKONOMI KALTIM
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top