Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Densus 88 Sergap OTK di Parigi Sulteng, Satu Tewas

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror dilaporkan terlibat kontak senjata dengan kelompok tidak dikenal di Desa Pangi, Kecamatan Parigi utara, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah. Kontak senjata itu sempat diwarnai ledakan bom.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 03 April 2015  |  23:59 WIB

Kabar24.com, JAKARTA - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dilaporkan terlibat kontak senjata dengan kelompok tidak dikenal di Desa Pangi, Kecamatan Parigi utara, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah. Kontak senjata itu sempat diwarnai ledakan bom.

Dalam keterangan tertulisnya,  Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Rikwanto mengatakan pada hari ini pukul 13.00 Wita, Polres Parimo mendapat laporan dari warga terkait ada beberapa orang tidak dikenal di tempat tinggalnya usai salat Jumat.

"Warga itu melihat orang tidak dikenal (OTK) sebanyak enam orang di pondoknya," kata Rikwanto, Jumat (3/4/2015) malam.

Mendapat laporan warga itu, Tim Densus 88 segera menyisir lokasi, tepatnya di Pegunungan Sakina Jaya. Melihat sekitar 12 orang tidak dikenal, Tim Densus pun memberi tembakan peringatan, namun dibalas dengan rentetan tembakan oleh kelompok OTK tersebut.

"Kontak senjata terjadi selama kurang lebih sejam, sempat terjadi ledakan bom".

Satu orang dari kelompok OTK itu dilaporkan tewas. Tim Densus 88 mengamankan barang bukti berupa dua pucuk senjata laras panjang jenis M16 dan satu pucuk senjata rakitan.

"Korban tewas sudah berada di Rumah Sakit Parigi".

Tim Densus 88 masih melakukan pengejaran kepada para pelaku yang melarikan diri ke arah Pegunungan Sakina Jaya.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulteng densus 88
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top