ISIS Culik 20 Tenaga Medis Non Libya

Milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menculik 20 tenaga medis Rumah Sakit Ibnu Sina di Sirte, Libya setelah melakukan serangan ke fasilitas kesehatan tersebut kemarin, menurut seorang pejabat rumah sakit.
John Andhi Oktaveri | 17 Maret 2015 09:16 WIB
ISIS - dw.de

Bisnis.com, JAKARTA—Milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menculik 20 tenaga medis Rumah Sakit Ibnu Sina di Sirte, Libya setelah melakukan serangan ke fasilitas kesehatan tersebut kemarin, menurut seorang pejabat rumah sakit.

Kelompok bersenjata dengan anggota 30 orang itu menyerang rumah sakit pada saat sebuah bus sedang menunggu untuk menaikkan para tenaga medis tersebut. Bus tersebut menurut rencana akan bergerak menuju Ibu Kota Libya, Tripoli.

Sebagian besar tawanan berasal dari Filipina. Sedangkan yang lainnya berasal dari Ukraina, India dan Serbia, menurut seorang pejabat rumah sakit sebagaimana dikutip CNN.com, Selasa (17/3/2015).

Pejabat itu percaya bahwa milisi ISIS sengaja melarang karyawan itu meninggalkan Sirte karena mereka merupakan tim medis yang dibutuhkan untuk merawat para milisi tersebut.

Sirte terletak antara Tripoli dan Benghazi. Kota itu merupakan basis pertahanan terakhir mantan penguasa Libya Moammar Gadhafi saat terjadi perang saudara di Libya. Gadhafi tewas di kota itu.

ISIS menguasai kota itu akhir tahun lalu, termasuk kawasan di sekitar rumah sakit tersebut.

Sumber : www.CNN.Com

Tag : rumah sakit, ISIS
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top