LEMBAGA KEPRESIDENAN: Orang Dekat Jokowi Masuk Istana

Presiden Joko Widodo sedang menyusun kelembagaan kepresidenan termasuk menyiapkan sembilan orang Dewan Pertimbangan Presiden.
Akhirul Anwar | 07 Januari 2015 19:21 WIB
Presiden Joko Widodo - Antara

 

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo sedang menyusun kelembagaan kepresidenan termasuk menyiapkan sembilan orang Dewan Pertimbangan Presiden.

Orang di lingkaran Jokowi saat kampanye Pilpres 2014 berpeluang besar masuk Istana. Mantan tim sukses Jokowi yang sudah masuk Istana di antaranya tiga staf ahli Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto yakni yakni Teten Masduki, Alexander Lay, dan Jaleswari Pramodhawardani.

Teten Masduki memegang bidang good governance, Alxander Lay berkaitan dengan pembentukan peraturan perundang-undangan, dan Jaleswari berkaitan dengan kelompok minoritas, adat, jejaring aktivis perempuan, anak dan Papua.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno juga mengangkat tim sukses Jokowi dari Universitas Gadjah Mada yakni Ari Dwipayana. Pengamat politik UGM tersebut menjadi staf ahli Mensesneg bidang politik pemerintahan.

Sebentar lagi Pratikno juga akan mengangkat pengamat tata negara Refli Harun untuk memegang bidang hukum. Namun Refli bukan tim sukses Jokowi. “Kalau beliau mau oke. Kita tunggu, begitu oke kita lanjutkan,” katanya di Istana Kepresidenan, Rabu (7/1/2015).

Untuk sementara Mensesneg cukup dibantu dua staf ahli. Selanjutnya akan dipikirkan beberapa hal yang penting di Setneg misalnya program untuk mengawal seperti electronic government yang bisa menopang kerja presiden.

“Makanya kita coba exercise, kita angkat dua dulu, ke depan kalau sudah enggak perlu tiga ngapain [harus] tiga,” jelasnya.

Pejabat Istana Kepresidenan lain yang berasal dari tim kampanye Jokowi adalah Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan yang juga dewan penasehat tim transisi. Luhut akan dibantu tiga asisten ahli serta 15 tenaga profesional.

Sejauh ini posisi di bawah Kepala Staf Kepresidenan masih dalam penggodokan yang akan diselesaikan pada Senin (12/1) nanti. Luhut ketika ditemui wartawan pada Selasa (6/1) enggan memberi pernyataan tentang pengisian jabatan unit Kerja Staf Kepresidenan tersebut. “Nanti besok Senin ya,” ujarnya singkat.

Adapun pengusuan Wantimpres sejauh ini belum ada nama yang masuk. Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto menegaskan batas waktu penyusunan sembilan nama Wantimpres adalah 20 Januari 2014. “Sembilan nama itu kan? Saya kira deadline 20 Januari,” jelasnya.

Wantimpres menjadi hak prerogatif presiden sehingga tidak perlu proses seleksi. Siapa saja yang akan masuk dalam susunan tersebut akan ditetapkan langsung oleh presiden. Sejumlah nama dikabarkan masuk dalam Wantimpres salah satunya Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh.

Andi berpendapat secara aturan wantimpres tidak boleh menjabat apapun termasuk Parpol. Artinya Mega dan Paloh kemungkinan kecil bisa masuk dalam Wantimpres.

“Secara aturan kan wantimpres tidak boleh menjabat apapun, termasuk parpol. Karena Mega masih ketum jadi ya logis kalau Ibu Mega cenderung tidak menjadi anggota wantimpres,” jelasnya.

Tag : jokowi, presiden, istana
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top