Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

China Harap Jepang Ciptakan Suasana Kondusif

Pemerintah China berharap Pemerintah Jepang dapat menciptakan suasana yang kondusif demi terlaksananya pertemuan kembali antara pemimpin kedua negara sehari setelah keduanya mengisyaratkan untuk mengesampingkan masalah sengketa pulau.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 08 November 2014  |  22:17 WIB
China Harap Jepang Ciptakan Suasana Kondusif
Ilustrasi - smh.com.au
Bagikan

Bisnis.com, BEIJING--Pemerintah China berharap pemerintah Jepang dapat menciptakan suasana yang kondusif demi terlaksananya pertemuan kembali antara pemimpin kedua negara sehari setelah keduanya mengisyaratkan untuk mengesampingkan masalah sengketa pulau.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan hal tersebut pada sebuah briefing yang dihadiri pemimpin negara-negara anggota Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) di Beijing.

"Kami berharap pemerintah Jepang serius dengan komitmen mereka untuk menciptakan sebuah pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe," katanya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/11/2014).

China dan Jepang sepakat pada Jumat (7/11/2014) untuk mempererat kerja sama dan mengupayakan kedua pemimpin negara untuk bertemu di sela-sela acara APEC.

Kantor berita China Xinhua mengatakan bahwa Wang sebelumnya telah bertemu Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida.

Wang menyebut kesepakatan pada hari Jumat itu sebagai langkah besar dalam upaya mempererat kerjasama antara China dan Jepang. Dirinya mendesak Jepang agar melepaskan diri dari agresi di masa lalu.

Pertemuan keduanya akan menjadi simbol baru dalam hubungan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di Asia yang sebelumnya dingin dalam dua tahun terakhir akibat sengketa wilayah, persaingan regional, dan dendam pendudukan Jepang oleh China.

Kedua negara saling mengklaim hak milik atas gugusan kecil pulau tak berpenghuni di Laut Cina Selatan yang dinamai Senkaku oleh pemerintah Jepang dan Diaoyu oleh pemerintah China. Keduanya mengakui pada Jumat kemarin bahwa mereka memiliki perbedaan pandangan dalam sengketa wilayah ini.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menyatakan kegembiraannya atas menurunnya tensi antara kedua negara tersebut dan mengatakan bahwa dia telah berdiskusi mengenai kesepakatan ini dengan Wang dan Fusio.

"Saya ingin memperjelas bahwa Amerika Serikat menyambut inisiatif ini. Segala langkah yang diambil oleh China dan Jepang yang dapat mempererat hubungan dan menurunkan ketegangang antara keduanya tidak hanya berdampak baik bagi mereka, tapi juga negara lain," kata Kerry. 

Dirinya menambahkan bahwa kesepakatan ini barulah awal, belum menjadi langkah akhir bagi keduanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hubungan bilateral

Sumber : Reuters

Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top