Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus 3 Tenaga Kerja WNA Sampoerna, Kementerian Tenaga Kerja Dinilai Lambat

PT. HM Sampoerna diminta untuk membuka data seluruh karyawan tenaga kerja asing (TKA) yang dipekerjakan untuk membuktikan kelegalan para pekerja tersebut.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 04 November 2014  |  14:52 WIB
Kasus 3 Tenaga Kerja WNA Sampoerna, Kementerian Tenaga Kerja Dinilai Lambat
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT. HM Sampoerna diminta untuk membuka data seluruh karyawan tenaga kerja asing (TKA) yang dipekerjakan untuk membuktikan kelegalan para pekerja tersebut.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar menyusul terkuaknya tiga TKA perusahaan tersebut yang menyalahi aturan keimigrasian.

"Seharusnya dengan kejadian ini Sampoerna mau membuka data penggunaan TKA di seluruh kantornya di seluruh Indonesia," kata Timboel, Selasa (4/11/2014).

Di sisi lain, Timboel juga menyesalkan lambatnya Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) memeriksa seluruh TKA di Sampoerna. "Kemenaker mestinya segera memeriksa seluruh TKA di Sampoerna, dan melakukan pengawasan langsung ke Sampoerna."

Terkait dengan penanganan kasusnya, Timboel meminta Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan untuk memantau kinerja Polda Jawa Timur.

"Karena kasus ini terindikasi berpotensi menjadi bias karena kekuatan uang, mengingat Polda Jatim akan berhadapan dengan kekuatan korporasi besar," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hm sampoerna
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top