Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BOEDIONO: Batik Jangan Hanya Dipegang Pemilik Modal Besar

Wakil Presiden Boediono mendorong perajin batik peka terhadap keinginan konsumen, sehingga produknya memiliki daya tarik dan laku di pasar
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Oktober 2014  |  12:26 WIB
BOEDIONO: Batik Jangan Hanya Dipegang Pemilik Modal Besar
Ilustrasi - bojonegorokab.go.id

Bisnis.com, JAKARTA- Wakil Presiden Boediono mendorong perajin batik peka terhadap keinginan konsumen, sehingga produknya memiliki daya tarik dan laku di pasar.

"Generasi muda perajin batik harus bisa menangkap keinginan konsumen dengan mendesain motif batik yang lebih menarik. Dengan kepekaan membaca keinginan konsumen maka produk batik punya nilai tambah," kata Wapres Boediono saat membuka Pameran Batik Nusantara (PBN) 2014 di Pekalongan, Jawa Tengah, seperti dikutip Antara, Rabu (8/10/2014).

Boediono mengatakan batik sebagai seni bangsa juga harus bisa menghasilkan nilai ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap kerajinan batik bisa terus berkembang agar bisa memajukan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Wapres mengingatkan perajin batik juga harus mampu memajukan dua aspek terkait batik, yaitu dari segi seni dan teknologi.

Dari sisi nilai seni, kata dia, perajin batik harus mampu meningkatkan inovasi dan kreatif agar motif dan corak batik diminati konsumen.

"Sisi seni Tiongkok, Arab, Jepang dan Belanda bisa dipadukan dengan karya seni batik Pekalongan agar mempunyai nilai tambah. Pekalongan sebagai 'Kota Batik' kami nilai mampu melakukan perpaduan seni batik ini," katanya.

Sementara dari sisi teknologi, kata Wapres, pemerintah daerah harus bisa mencarikan celah-celah peralatan agar hasil kerajinan batik tidak mudah rusak.

"Kami ingatkan produk batik jangan hanya dipegang pada pemilik modal besar saja. Akan tetapi pelaku UMKM dan perajin batik menengah juga harus bisa berkembang," kata Boediono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batik

Sumber : Antara

Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top