Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov Sulut: Perusahaan Perusak Lingkungan Perlu Diawasi

Kualitas lingkungan makin lama makin menurun, akibat pembangunan yang makin pesat serta adanya desakan tuntutan kemajuan pembangunan itu sendiri.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 09 September 2014  |  16:02 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, MANADO—Kualitas lingkungan makin lama makin menurun, akibat pembangunan yang makin pesat serta adanya desakan tuntutan kemajuan pembangunan itu sendiri.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) S. R. Mokodongan, saat memimpin rapat tim pengawasan dan penegakan hukum terpadu di Aula Mapaluse, Kantor Gubernur Sulut, Selasa (9/9/2014).

Kegiatan tersebut diikuti para penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) provinsi dan kabupaten/kota se-Sulut.

Menurut Mokodongan, tim pengawasan dan penegakan hukum terpadu ini telah memiliki Keputusan Gubernur Sulut No. 184/2014 pada 26 Agustus 2014. “Sekarang tinggal bagaimana implementasinya di lapangan,” tegasnya.

Dia meminta Kepala Badan Lingkungan Hidup Sulut Ch. Talumepa untuk segera menindaklanjuti pengawasan ini, terutama bagi perusahaan-perusahaan yang kurang peduli dengan masalah lingkungan.

“Saya berharap sekembalinya dari pertemuan ini sudah ada aksi di lapangan. Di samping itu, tetap memperhatikan koordinasi dengan instansi terkait lainnya,” jelas Mokodongan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

limbah
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top