Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PEMERINTAHAN BARU: Menteri ESDM Jangan Berlatarbelakang Politisi, Pengamat & Pengusaha

Pemerintahan baru mendatang diharapkan memilih Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang berlatarbelakang non-partisan guna menghindari konflik kepentingan.
Firman Hidranto
Firman Hidranto - Bisnis.com 19 Agustus 2014  |  10:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintahan baru mendatang diharapkan memilih Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang berlatarbelakang non-partisan guna menghindari konflik kepentingan.

"Sebaiknya jangan dari latar belakang partai politik (politisi) karena bakal terjadi konflik kepentingan," kata anggota Komisi VII DPR, Dito Ganindito kepada Bisnis.com, Selasa (19/8/2014).

Dia juga berharap Menteri ESDM tidak berasal dari pengamat atau akademisi dan pengusaha. "Butuh waktu penyesuaian kalau dari pengamat atau pengusaha".

Menurutnya, pemerintahan mendatang memerlukan waktu cepat untuk menjalankan roda pemerintahan. "Kalau belajar lagi, kapan bekerjanya," katanya.

Dito menilai Menteri ESDM mendatang haruslah mempunyai pengalaman birokrasi khususnya sektor minyak dan gas bumi. "Bisa orang yang masih menjabat ataupun mantan birokrat. Figur itu juga harus mampu menangani revisi peraturan termasuk UU Migas" ujarnya.

Pengamat energi dari Reforminer Institute, Komaidi berharap figur Menteri ESDM adalah figur yang memahami permasalahan ESDM secara menyeluruh dan berintegritas.

“Kelompok profesional secara relatif lebih memenuhi persyaratan tersebut dibandingkan dengan dari unsur parpol," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabinet Jokowi-JK
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top