Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi AS: Januari-Februari Merangkak Susah Payah

Ekonomi Amerika Serikat (AS) susah payah melaju di tengah cuaca dingin ekstrem sepanjang Januari-Februari tahun ini. Lesunya ekonomi AS diikuti oleh terjungkalnya investasi dan ekspor.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 30 April 2014  |  23:26 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, WASHINGTON -- Ekonomi Amerika Serikat (AS) susah payah melaju di tengah cuaca dingin ekstrem sepanjang Januari-Februari tahun ini. Lesunya ekonomi AS diikuti terjungkalnya investasi dan ekspor.

Departemen Perdagangan mencatat produk domestik bruto AS (PDB) hanya mampu tumbuh 0,1 pada kuartal I/2014 year-on year, laju terlemah sejak kuartal IV/2012.

Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, angka tersebut jauh lebih rendah karena PDB mampu terakselerasi hingga 2,6%.

Padahal, media dari 83 ekonom yang disurvei Bloomberg menyebutkan adanya kenaikan sekitar 1,2%.

Perlambatan ekonomi AS tersebut sebagian besar disumbang oleh kondisi cuaca ekstrem sehingga memukul sektor mulai belanja bisnis hingga konstruksi.

Kemungkinan ekonomi mulai menguat kembali pada kuartal II/2014, kata Samuel Coffin, ekonom UBS Securities LLC di New York, Rabu (30/4/2014).

Saham mengalami penurunan dan dolar melemah 0,4% menjadi US$1,38 per euro setelah data ekonomi AS dirilis.

Indeks Standard & Poors 500 juga merosot 0,2% menjadi 1,87 pada pukul 9.41 pagi waktu New York.

Data lainnya menunjukkan ekspor terjungkal 7,6%, melebihi penurunan impor sehingga menggemukkan defisit perdagangan menjadi US$414,4 miliar pada kuartal I/2014 dari US$382,8 miliar kuartal sebelumnya.

Defisit perdagangan tersebut berkontribusi memangkas 0,8% dari total PDB.

Belanja pemerintah juga mengalami penyusutan, akibat pengurangan belanja militer federal, negara bagian, dan lokal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi as

Sumber : Bloomberg

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top