Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menag: Pejabat Pemerintah Siap Dikecam Masyarakat

Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan bahwa seorang pejabat harus siap dikecam masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Menag dalam sambutan pada acara pelantikan 14 Pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Agama RI di Gedung Kemenag Lapangan Banteng, Rabu (30/4/2014). Hadir sebagai saksi Sekjen Kemenag Nur Syam dan Irjen M. Jasin.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 30 April 2014  |  18:08 WIB
Menteri Agama Suryadharma Ali
Menteri Agama Suryadharma Ali

Bisnis.com,JAKARTA - Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan bahwa seorang pejabat harus siap dikecam masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Menag dalam sambutan pada acara pelantikan 14 Pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Agama RI di Gedung Kemenag Lapangan Banteng, Rabu (30/4/2014). Hadir sebagai saksi Sekjen Kemenag Nur Syam dan Irjen M. Jasin.

“Pejabat harus siap dikecam masyarakat. Sebab, dalam bertugas, pejabat akan bersinggungan dengan berbagai karakter masyarakat,” papar Menag dalam laman Kemenag, Rabu (30/4/2014).

Menurutnya, suatu jabatan satu sisi bisa memuliakan, namun sisi lain akan menghinakan. Menurutnya, bila seseorang menyalahgunakan amanah yang diemban akan menyebabkan celaka bagi dirinya.

“Makanya diakhir jabatan, hendaknya dengan khusnul khatimah,” tambahnya.

Agar bisa khusnul khatimah, lanjut Menag, seorang pejabat harus tetap berpegang teguh pada sumpah jabatan. Dengan begitu, seorang pejabat akan istiqamah dalam bertugas sesuai aturan dan wewenang.

“Pejabat akan khusnul khatimah, jika dia memegang teguh sumpah jabatan, melaksanakan tugas sesuai atauran dan wewenang, berbuat baik dalam hal apa pun dan pada siapapun, serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hati nurani,” kata Menag.

Menag menambahkan, bahwa Kemenag bukan arena perebutan jabatan antar-golongan. Menag juga berharap, ke depan, Kemenag mampu lebih bersinar, tidak hanya melakukan peran teknis-administratif, namun lebih menitikberatkan pada peran sosial-kemasyarakatan.

“Menjadi Pejabat di Kemenag tidak ringan, karena banyak tuntutan dari masyarakat yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Pejabat harus mampu mengeksplorasi semua kemampuan, tenaga, waktu dan lain sebagainya di lingkungannya masing-masing,” pesan Menag. 

Menag berharap para Kepala Kanwil dapat berperan sebagai garda terdepan di wilayah sesuai dengan problemnya masing-masing. Menag minta agar para Kakanwil benar-benar dapat memahami semua problematika wilayahnya, serta melayani masyarakat dengan serius, baik di bidang pendidikan, agama, haji dan juga untuk menjaga terwujudnya kerukunan beragama di masyarakat.

Kepada para rektor, Menag berpesan agar terus melakukan perbaikan dan penambahan kualitas akademik, sehingga output yang dihasilkan relevan dengan tuntutan zaman, berkualitas dan mampu mengemban misi umat dan bangsa menuju cita-cita kemerdekaan.

“Semoga, sukses dalam mengemban amanah. Kepada para pejabat yang telah selesai, saya ucapkan terima kasih. Mohon maaf jika dalam pelaksanaan tugas, ada yang kurang berkenan. Semoga apa yang kita lakukan, mampu memberi manfaat kepada Kemenag pada khususnya, dan Negara pada umumnya,” harap Menag.

Ikut hadir dalam pelantikan ini Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil, Dirjen Bimas Buddha Dasikin, Dirjen Bimas Kristen Oditha R Hutabarat, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu, serta para staf khusus Menag dan pejabat Eselon II Kemenag Pusat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menag
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top