Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UN SMP: Kepala Sekolah Diminta Tak Bikin Isu Kebocoran Jawaban

Para kepala sekolah di wilayah DKI Jakarta diminta untuk berhati-hati dan tidak membuat isu soal kebocoran jawaban.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 28 April 2014  |  14:15 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA --Para kepala sekolah di wilayah DKI Jakarta diminta untuk berhati-hati dan tidak membuat isu soal kebocoran jawaban.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Lasro Marbun menyatakan akan melakukan pertemuan dengan para kepala sekolah terkait persiapan menjelang UN.

"Rabu saya akan ketemu kepala sekolah untuk memastikan ujian ini tidak bocor. Saya berharap mereka tidak membuat isu-isu kebocoran soal, memberikan jawaban kepada siswa lagi. Bersikap hati-hatilah," ujar Lasro di Balai Kota, Senin (28/4/2014).

Sebanyak 131.837 orang pelajar SMP/MTs dan SMPLB siap mengikuti ujian nasional (UN) yang diselenggarakan pada Senin (5/5/2014).

Soal ujian untuk SMP akan mulai didistribusika ke subrayon pada Sabtu (3/5).

Lasro juga menugaskan kepada pejabat eselon III untuk membantu bertugas selama masa ujian agar tidak terjadi kecurangan.

"Kita punya moto sama kaya ujian SMA jadi jujur dan prestasi yes tapi cara tidak terhormat no. Jadi kalau ada aparat saya yang ikut bermain, enggak usah bilang maaf atau yang lain tetapi disalamin aja sambil bilang tidak tepat dijenjang berikutnya dan mungkin tugas lain lebih tepat," kata Lasro.

Pihaknya juga menggandeng jajaran kepolisian dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan untuk mengawasi jalannya ujian nasional.

"Target kelulusan tahun ini 100% sama kayak tahun lalu" ucapnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

un smp
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top