Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Telkomsel Sasar TKI di Kabupaten Malang

Telkomsel Malang bakal meningkatkan layanan guna menyasar para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang banyak tersebar di luar negeri.
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 23 Maret 2014  |  19:14 WIB
Pelanggan sebanyak itu merupakan hasil rekap hingga Februari lalu di mana sampai akhir Desember 2013 jumlah pelanggan Telkomsel untuk area Malang tercatat sebanyak 1,4 juta.  - bisnis.com
Pelanggan sebanyak itu merupakan hasil rekap hingga Februari lalu di mana sampai akhir Desember 2013 jumlah pelanggan Telkomsel untuk area Malang tercatat sebanyak 1,4 juta. - bisnis.com

Bisnis.com, MALANG - Telkomsel Malang bakal meningkatkan layanan guna menyasar para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang banyak tersebar di luar negeri.

Manager Network Operation Telkomsel Malang, Fredy Tandipura, mengatakan banyak warga asal Kabupaten Malang bagian selatan yang bekerja menjadi TKI baik di Hongkong, Taiwan, maupun Korea.

“Dari 60.000 TKI yang bekerja di Hongkong banyak yang berasal dari Malang selatan,” kata Fredy di Malang, Minggu (23/3/2014).

Sejumlah wilayah di Kabupaten Malang seperti Kalipare, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur, Ampelgading, dan Donomulyo tidak sedikit warganya yang bekerja sebagai TKI.

Dan Telkomsel baru-baru ini melakukan kunjungan langsung ke Hongkong. Di sana mereka mencoba melakukan interaksi langsung melalui paket As 21 dan hasilnya cukup memuaskan.

“Komunikasi yang kami lakukan dengan keluarga para TKI di Hongkong berjalan mulus. Selama ini para TKI menggunakan produk Telkomsel sebagai media komunikasi mereka,” jelas dia.

Menyadari besarnya kebutuhan komunikasi para TKI di Kabupaten Malang tersebut Telkomsel sepanjang 2014 akan meningkatkan infrastrukturnya dengan menambah sedikitnya 170 base transceiver station (BTS) baru di wilayahnya.

Saat ini total BTS yang dimiliki mencapai 288 BTS yang tersebar di wilayah Malang Raya (Kota/Kabupaten Malang dan Kota Batu) serta Kota/Kabupaten Pasuruan. Mayoritas BTS tersebut sudah 3G.

BTS baru tersebut nantinya banyak disebar di perkotaan yang notabene pengguna layanannya lebih banyak yakni mencapai 60%, sedangkan sisanya disebar di pedesan maupun perbatasan.

“Dengan komposisi penambahan BTS yang 40% akan menjangkau wilayah pedesaan. Dalam hal ini para TKI yang banyak tersebar di wilayah Malang selatan misalnya akan semakin mudah tercakup,” ujarnya.

Diakui wilayah Malang selatan yang secara geografis dekat pantai itu memang belum terjangkau sepenuhnya. Dengan semakin meratanya BTS di Kabupaten Malang maka masyarakat akan semakin terlayani dengan maksimal utamanya dalam hal kebutuhan telekomunikasi, informasi, maupun data.

Para pengguna Telkomsel memang menyebar dan merata hingga wilayah pelosok. Dengan tambahan BTS baru maka dari sisi layanan akan semakin meningkat. Harapannya jumlah pelanggan juga akan bertambah.

“Apalagi hingga akhir 2014 mendatang kami membidik sedikitnya 215.000 pelanggan baru atau 15% dari total pelanggan yang mencapai 1,5 juta untuk wilayah Malang,” tambah dia.

Pelanggan sebanyak itu merupakan hasil rekap hingga Februari lalu di mana sampai akhir Desember 2013 jumlah pelanggan Telkomsel untuk area Malang tercatat sebanyak 1,4 juta. Pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut cukup signifikan untuk produk yang meliputi Simpati, kartuHalo, AS, dan Loop.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malang malang
Editor : Fatkhul-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top