Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kena Fuel Surcharge, Harga Tiket Lion Air di Bali Naik Paling Tinggi

Bank Indonesia mencatat terjadi peningkatan harga tiket pesawat yang signifikan selama Maret 2014 setelah diberlakukan kebijakan fuel surcharge oleh Kementerian Perhubungan sejak awal bulan ini.
Donald Banjarnahor
Donald Banjarnahor - Bisnis.com 18 Maret 2014  |  16:31 WIB
Kena Fuel Surcharge, Harga Tiket Lion Air di Bali Naik Paling Tinggi

Bisnis.com, DENPASAR—Bank Indonesia mencatat terjadi peningkatan harga tiket pesawat yang signifikan selama Maret 2014 setelah diberlakukan kebijakan fuel surcharge oleh Kementerian Perhubungan sejak awal bulan ini.

Ananda Pulungan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah Bali dan Nusa Tenggara, mengatakan rata-rata peningkatan harga tiket pesawat untuk wilayah Bali pada Maret 2014 mencapai 15%—30% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Kenaikan paling tinggi terjadi pada Lion Air yang mencapai 33,3%. Misalnya untuk penerbangan Jakarta-Bali dari Rp460.000 meningkat jadi Rp600.000,” ujarnya Selasa (18/3/2013).

Maskapai lain, tuturnya, juga melakukan kenaikan harga meskipun lebih rendah. Misalnya, tiket Garuda Indonesia tercatat terjadi kenaikan 15% pada Maret 2014.

Kebijakan fuel surcharge diberlakukan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 2/2014 karena tingginya biaya bahan bakar pesawat setelah rupiah terdepresiasi.  

Ananda menambahkan kenaikan harga tiket pesawat tersebut memicu inflasi pada kelompok administered prices pada Maret 2014 untuk wilayah Bali.

Meski demikian, BI optimistis pada bulan ini terjadi penurunan harga atau deflasi yang ditopang oleh kelompok inti (core inflation) dan volatile food.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tiket pesawat
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top