Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gembong Narkoba Dunia Ditangkap, Kartel Obat Terlarang Terancam

Penangkapan raja narkoba dunia Joaquim Guzman oleh aparat keamanan Meksiko menjadi tamparan hebat bagi kartel perdagangan obat terlarang yang telah menggurita di seluruh dunia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 Februari 2014  |  07:54 WIB
Pusat penelitian narkoba - Antara
Pusat penelitian narkoba - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Penangkapan raja narkoba dunia Joaquim Guzman oleh aparat keamanan Meksiko menjadi tamparan hebat bagi kartel perdagangan obat terlarang yang telah menggurita di seluruh dunia.

Joaquin “El Chapo” Guzman ditangkap kemarin pagi di kawasan kota pantai Pasifik, Mazatlan setelah diintai sejak 13 Ferbuari, menurut Jaksa Agung Meksiko Jesus Murillo Karam kepada wartawan sebagaimana dikutip Bloomberg, Senin (24/2/2014).

Dia menjelaskan Guzman ditangkap bersama 12 orang lainnya tanpa perlawanan. Aparat lkeamanan juga menyita senjata api dan 43 kendaran serta peluncur roket.

Pria berusia 56 tahun itu kemudian dibawa petugas keamanan ke Meksiko City dari kota Mazatlán di negara bagian Sinaloa. Pria berkumis tersebut dikawal oleh pasukan marinir ke sebuah helikopter yang telah disiapkan untuk membawanya ke penjara. Guzman dan organisasinya adalah pemasok kokain terbesar ke Amerika.

Tahun lalu, Guzman diberi julukan musuh rakyat nomor satu oleh Komisi Kejahatan kota Chicago. Dia merupakan orang kedua yang mendapat julukan itu setelah Al Capone, kepala sindikat kejahatan yang sangat legendaris di AS pada erea 1930.

Sekitar 70.000 orang tewas dalam tindak kekerasan terkait narkoba di Meksiko sejak Presiden Calderon mengerahkan ribuan tentara untuk menumpas kartel narkoba.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba meksiko

Sumber : Bloomberg

Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top