Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inilah Situasi Gedung KPK, 10 Menit Sebelum Anas Dibawa ke Rutan

Proses penahanan Anas banyak menarik perhatian masyarakat maupun media. Tampak terlihat belasan masyarakat ikut hadir sejak siang ketika Anas diperiksa. Aksi demo pun ikut mengiringi pemeriksaan Anas.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 10 Januari 2014  |  19:36 WIB
Inilah Situasi Gedung KPK, 10 Menit Sebelum Anas Dibawa ke Rutan
/JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Proses penahanan Anas banyak menarik perhatian masyarakat maupun media. Tampak terlihat belasan masyarakat ikut hadir sejak siang ketika Anas diperiksa. Aksi demo pun ikut mengiringi pemeriksaan Anas.

Tak perlu waktu lama bagi Anas untuk menjalani pemeriksaannya hari ini, Jumat (10/1/2014). Masuk ke gedung KPK sejak pukul 13.40 WIB, keluar pukul 18.40 WIB, Anas langsung membalut kemeja putihnya dengan rompi orange, seragam tahanan KPK.

10 menit sebelum Anas keluar dari gedung KPK pihak kepolisian sengaja meminta pihak masyarakat untuk menjauh dari gedung KPK, terutama pintu gedung keluar. Tujuannya, agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan, seperti kerusuhan ataupun tindakan anarkis lainnya.

Bahkan, sejumlah pendukung Anas, rekan dekatnya, dan kepolisian sudah berjajar menjaga di pintu keluar gedung KPK, menunggu detik-detik keluarnya Anas Urbaningrum.

Benar saja, usai Anas keluar sempat terjadi aksi dorong mendorong antara wartawan, dan diduga Anas sempat terpukul oleh oknum yang langsung diamankan KPK. Juga, terjadi aksi lempar telur ke arah jalan keluar Anas Urbaningrum.

Namun, akhirnya Anas dapat dibawa mobil tahanan keluar dari gedung KPK. Anas sendiri, telah ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2013 lalu. Dia diduga menerima suap atas dari PT Adhi Karya terkait proyek Hambalang.

Anas disangkakan pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU no 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU no 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengenai penyelenggara negara yang menerima hadiah terkait dengan kewajibannya.

Selain menyidik kasus dugaan gratifikasi berbentuk Toyota Harrier itu, KPK juga menduga Anas mendapatkan aliran dana, yang digunakan untuk pemenangannya dalam kongres Ketua Umum Partai Demokrat, 2010 lalu.

Dalam penyidikan itu, KPK juga sudah memeriksa tim sukses Anas, sekaligus beberapa kader Demokrat lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk hambalang anas urbaningrum
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top