Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Loyalis Anas Urbaningrum Minta Perlindungan LSPK

Loyalis Anas Urbaningrum, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) untuk meminta perlindungan lantaran dirinya mendapat ancaman.
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 21 November 2013  |  15:37 WIB
Loyalis Anas Urbaningrum Minta Perlindungan LSPK
Mantan Ketua DPC Partai Demokrat kabupaten Cilacap Tridianto (kanan) menjawab pertanyaan wartawan setibanya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/10). Tridianto diperiksa penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi (hadiah) proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. - antara

Bisnis.com, JAKARTA - Loyalis Anas Urbaningrum, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) untuk meminta perlindungan lantaran dirinya mendapat ancaman.

"Saya datang ke LPSK karena dapat ancaman. Laporan saya langsung diterima Wakil Ketua LPSK," kata Tri usai lapor ke LPSK di Jakarta Kamis (21/11/2013).

Tri Dianto mengaku tidak tenang saat dirinya diperiksa sebagai saksi dalam kasus Hambalang karena mendapat ancaman langsung saat dikonfrontasi dengan salah satu tersangka. "Waktu diperiksa KPK, ancamannya jelas sekali," katanya.

Ancaman itu pada awalnya dianggapnya hanya gertakan, namun dirinya khawatir atas nada ancaman tersebut, sehingga dirinya meminta perlindungan kepada LPSK.

Humas LPSK Maharani Siti Shopia mengatakan LPSK menerima pengajuan permohonan perlindungan Tri Dianto sebagai saksi dalam kasus Hambalang.

Selanjutnya LPSK akan melakukan penelaahan terhadap kelengkapan syarat formal dan materiil permohonan perlindungan.

"LPSK baru terima administrasi permohonannya saja. Setelah dinyatakan lengkap akan dibawa ke rapat paripurna untuk diterima atau ditolak permohonannya," kata Rani, sapaan Maharani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hambalang

Sumber : newswire

Editor : Fatkhul-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top