Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Djoko Pekik Bawa Dokumen Hambalang, Penuhi Panggilan KPK

Kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Djoko Pekik Irianto, menyatakan dirinya membawa sejumlah dokumen baru, untuk melengkapi berkas kasus dugaan korupsi proyek Hambalang tersangka Andi Alfian Mallarangeng.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 11 November 2013  |  12:59 WIB
Djoko Pekik Bawa Dokumen Hambalang, Penuhi Panggilan KPK
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Djoko Pekik Irianto, menyatakan dirinya membawa sejumlah dokumen baru, untuk melengkapi berkas kasus dugaan korupsi proyek Hambalang tersangka Andi Alfian Mallarangeng.

Dia mengatakan dokumen tersebut akan menjadi bahan untuk dirinya memberikan kesaksian kepada penyidik KPK jika memang diperlukan dalam proses pemeriksaan.

Djoko tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.45 WIB, dan terlihat membawa sejumlah dokumen yang terbungkus rapi di dalam sebuah map berwarna biru.

"Saya bawa dokumen barangkali diperlukan, karena kan belum tau apa yang akan ditanyakan. Yang pasti sesuai kepentingan dengan kasus ini," ujarnya.

Selain Djoko, dalam kasus itu KPK juga memeriksa seorang wiraswasta Mohammad Fakruddin dan seorang pegawai Kemenpora, Alman Alhudri.

Dalam kasus dugaan korupsi Hambalang itu, KPK sudah menetapkan tiga orang tersangka yaitu mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng, mantan Kabiro Perencanaan Kemenpora Deddy Kusdinar selaku Pejabat Pembuat Komitmen saat proyek Hambalang dilaksanakan dan mantan Direktur Operasional 1 PT Adhi Karya (persero) Teuku Bagus Mukhamad Noor.

Ketiganya disangkakan pasal Pasal 2 ayat 1, pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah pada UU No 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat ke (1) ke-1 KUHP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hambalang andi mallarangeng kpk. korupsi djoko pekik
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top