Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemulihan Zona Euro, Bisnis Menguat Pertama Kali dalam 18 Bulan

Bisnis.com, LONDON — Aktivitas bisnis di zona euro pada Juli 2013 bertumbuh untuk pertama kalinya dalam 18 bulan terakhir, meskipun dalam tingkatan yang sangat kecil.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 06 Agustus 2013  |  00:20 WIB

Bisnis.com, LONDON — Aktivitas bisnis di zona euro pada Juli 2013 bertumbuh untuk pertama kalinya dalam 18 bulan terakhir, meskipun dalam tingkatan yang sangat kecil.

Indeks Markit’s Eurozone Composite Purchasing Managers (PMI) naik ke level 50,5 pada Juli dari level 48,7 pada bulan sebelumnya. Padahal, perkiraan awal sebelumnya menunjukkan PMI zona euro berada pada level 50.4.

Hasil survei tersebut menandakan bagaimana ribuan perusahan di kawasan bermata uang tunggal itu meraup untung setiap bulannya. Kendati angka permintaan baru merosot lagi pada Juli, tingkat penurunan tersebut merupakan yang terlemah sejak Agustus 2011.

Secara keseluruhan, survei itu menunjukkan bahwa perekonomian di kawasan tersebut mulai keluar dari resesi berkepanjangan. Pertanda baik itu terjadi meskipun prospek pertumbuhan yang sehat dinilai masih jauh dari realisasi.

“Zona euro telah melalui krisis sebelumnya, tetapi perkembangan sentimen dan indikator kemajuan yang lain menjamin paling tidak adanya optimistime bagi prospek ekonomi untuk saat ini,” ujar Rob Dobson, Ekonom Senior Markit Economics.

Dia mengatakan pertanda baik yang diharapkan dapat memantik kebangkitan ekonomi adalah meningkatnya tanda-tanda stabilisasi dalam pasar domestik. Peningkatan tersebut tidak hanya terdongkrak berkat para pelaku manufaktur, tetapi juga didorong oleh sektor jasa yang menjadi ujung tombak pemulihan.

Aktivitas bisnis di Jerman—selaku negara berperekonomian terbesar di zona euro—mengalami rebound pada bulan lalu. Di lain pihak, aktivitas bisnis di Perancis, Italia, dan Spanyol—selaku 4 besar ekonomi terkuat di kawasan itu—justru melambat.

Indeks angka berkerja di zona euro juga melesat ke level 48,6 pada Juli dari level 47,4 pada bulan sebelumnya. Hal tersebut menandakan angka pengangguran mulai menurun.

Angka pengangguran zona euro turun menjadi 12,1% pada Juni, setelah mencapai level tertinggi 12,2% pada bulan sebelumnya. Meskipun demikian, sebanyak 19 juta warga di sana masih belum memiliki pekerjaan, terutama di Yunani dan Spanyol.

Menurut Dobson, pasar tenaga kerja masih menjadi momok bagi zona euro, karena tingginya angka pengangguran menghambat laju pertumbuhan serta meningkatkan ketegangan politik dan sosial.

“Meskipun demikian, masih terdapat berita baik karena angka pemangkasan pekerjaan menurun ke level terendah dalam 16 bulan terakhir,” jelasnya.

PMI jasa zona eruo—yang mencakup aktivitas bisnis mulai dari perbankan hingga hotel—pada bulan lalu naik ke level 49,8 dari 48,3 pada Juni.

Optimisme bisnis untuk tahun depan naik pesat ke level tertinggi sejak Maret tahun lalu, seiring dengan data-data PMI yang mendorong naiknya sentimen di kalangan investor dan konsumen selama sepekan terakhir.

Tingkat kepercayaan konsumen zona euro mencapai titik tertinggi dalam hampir 2 tahun terakhir pada Juli, demikian halnya dengan sentimen ekonomi yang mencapai rekor tertinggi dalam 15 bulan terakhir.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa zona euro krisis

Sumber : Reuters

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top