Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CAPRES: Gita Tunggu Undangan Demokrat

BISNIS.COM, JAKARTA— Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menunggu undangan resmi dari Partai Demokrat (PD) terkait soal pencalonannya sebagai calon Presiden 2014 dari partai tersebut.
Anggi Oktarinda
Anggi Oktarinda - Bisnis.com 18 Mei 2013  |  13:06 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA— Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menunggu undangan resmi dari Partai Demokrat (PD) terkait soal pencalonannya sebagai calon Presiden 2014 dari partai tersebut.

Gita mengaku dirinya siap jika diusung sebagai calon Presiden periode 2014 - 2019 mendatang. Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu juga siap mengikuti proses yang perlu dilalui untuk menjadi capres.

 Hanya saja, Gita masih menanti undangan resmi dari partai penguasa pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

 "Umpamanya diundang secara resmi, saya siap," ujarnya ketika ditemui di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/5/2013).

Gita termasuk salah satu sosok yang disurvai Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tentang tokoh-tokoh yang mendekati ideal sebagai calon Presiden Indonesia mendatang pada awal bulan ini. Dari rentang skor 0 - 1, Gita memperoleh skor 0,75.

LPI menilai kriteria ideal berdasarkan beberapa indikator kualitatif seperti, ideologi, rekam jejak, latar belakang sosial ekonomi, serta kepribadian.

"Kecenderungan ideal tersebut bisa berubah tergantung pada aktivitas figur yang bersangkutan," kata Direktur LPI, Boni Hargens, belum lama ini. (ltc)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby dpr capres partai
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top