Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

LIVINGSOCIAL Diretas, Password 50 Juta Pelanggan Terancam

BISNIS.COM, JAKARTA- Situs penjualan LivingSocial melaporkan database telah di-hack dan berdampak terhadap 50 juta pelanggan website tersebut.
Fahmi Achmad
Fahmi Achmad - Bisnis.com 27 April 2013  |  04:19 WIB
LIVINGSOCIAL Diretas, Password 50 Juta Pelanggan Terancam
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA- Situs penjualan LivingSocial melaporkan database telah di-hack dan berdampak terhadap 50 juta pelanggan website tersebut.

Manajemen mulai mengirim email kepada pelanggan pada Jumat sore (26/4/2013) dan memberitahu untuk mengubah password situs mereka.

"Kami baru saja mengalami serangan cyber pada sistem komputer kami yang mengakibatkan akses tidak sah ke beberapa data pelanggan dari server kami. Kami bekerja aktif dengan penegak hukum untuk menyelidiki hal ini," kata CEO LivingSocial Tim O'Shaughnessy dalam sebuah email kepada karyawan, seperti dilansir NBC News.

Manajemen LivingSocial menyatakan informasi kartu kredit pelanggan tidak dicuri - itu disimpan dalam database yang terpisah. Namun hacker mencuri password pelanggan.

Hal tersebut membuat perusahaan yang berbasis di Washington itu dibanjiri telepon pelanggan. Dampaknya, O'Shaughnessy memutuskan untuk menghentikan sementara hubungan telepon layanan pelanggan.

"Karena kami mengantisipasi volume panggilan yang tinggi dan mungkin tidak mampu untuk menjawab atau mengembalikan semua panggilan secara bertanggung jawab, Kami menghentikan sementara ponsel berbasis pelayanan konsumen. Kami akan mencurahkan semua sumber daya yang tersedia untuk pelayanan berbasis Web kami," kata O'Shaughnessy.

NBC News telah mengonfirmasikan rekening nasabah Amazon, perusahaan yang terafiliasi dengan LivingSocial tidak terpengaruh oleh pelanggaran akses tak sah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

livingsocial amazon.com

Sumber : Newswire

Editor : Fahmi Achmad
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top