Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BOM BOSTON: FIFA Prihatin, Pengamanan Piala Dunia 2014 Akan Diperketat

BISNIS.COM, HAVANA-Serangan bom pada perlombaan maraton Boston menjadi perhatian serius FIFA. Ketua FIFA Sepp Blatter mengatakan bom Boston merupakan tragedi dan peringatan kepada penyelenggara pertandingan olahraga agar meningkatkan keamanan.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 18 April 2013  |  10:26 WIB
BOM BOSTON: FIFA Prihatin, Pengamanan Piala Dunia 2014 Akan Diperketat
Bagikan

BISNIS.COM, HAVANA-Serangan bom pada perlombaan maraton Boston menjadi perhatian serius FIFA. Ketua FIFA Sepp Blatter mengatakan bom Boston merupakan tragedi dan peringatan kepada penyelenggara pertandingan olahraga agar meningkatkan keamanan.

"Apa yang terjadi di Boston merupakan drama, tragedi dan serangan terhadap olahgara yang paling populer di Boston, maraton," katanya dalam kunjungannya ke Kuba.

"Kejadian itu amat menyakitkan, tetapi itu lah masyarakat kita, masyarakat yang sadis," ujarnya dalam kunjungan seminggu di Havana, ke Karibia dan Amerika Tengah.

"Kita harus lebih hati-hati. Tapi organisasi olahraga, yang terbaik dan terbesar, tidak bisa campur tangan dengan polisi, dengan tentara. Itu tidak akan terjadi. Jadi kita harus bertanggung jawab untuk melakukan pengamanan".

Blatter ditanya tentang faktor keamanan dalam penyelenggaraan Piala Dunia tahun depan di Brazil. "Keamanan (di ajang olahraga) adalah tanggung jawab pemerintah dan penyelenggara olahraga yang bersangkutan," katanya.

"Kita di FIFA harus menyiapkan semua informasi yang dibutuhkan," tambahnya.

"Polisi, tentara dan agen rahasia akan bekerja menjaga 31 tim yang lolos ke Brazil 2014. Itu semua ada di tangan Interpol. Kita tidak dapat melakukan apa pun," ujarnya.

Blatter, yang berkunjung ke Republik Dominika dan Haiti sebelum ke Kuba, memuji Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, dengan menyebutkan istilahnya dengan "pesta kemanusiaan." Perjalanannya akan berakhir di Panama Jumat dan ia akan menghadiri Kongres CONCACAF (Konfederasi Amerika Utaran, Tengah dan Karibia) serta laga final Kejuaraan U-17 di Panama City.(antara/reuters)



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dunia fifa piala bom boston

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top