Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PAJAK BUMI BANGUNAN: Wajib Pajak Batam Diproyeksi Bertambah 300.000

BISNIS.COM, BATAM--Pemerintah Kota Batam menargetkan 300.000 lebih wajib pajak akan terjaring untuk memaksimalkan penerimaan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang ditargetkan mencapai Rp63 miliar pada tahun ini.Kepala Dinas Pendapatan
Yoseph Pencawan
Yoseph Pencawan - Bisnis.com 13 Maret 2013  |  16:42 WIB
PAJAK BUMI BANGUNAN: Wajib Pajak Batam Diproyeksi Bertambah 300.000
Bagikan

BISNIS.COM, BATAM--Pemerintah Kota Batam menargetkan 300.000 lebih wajib pajak akan terjaring untuk memaksimalkan penerimaan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang ditargetkan mencapai Rp63 miliar pada tahun ini.

Kepala Dinas Pendapatan Kota Batam Jefridin mengungkapkan pertumbuhan penerimaan PBB-P2 di Batam cukup tinggi jika tingkat kepatuhan membayar pajak dikawasan ini bisa dimaksimalkan.

Berdasarkan data Dispenda Kota Batam, menurutnya setidaknya saat ini terdapat 232.548 wajib pajak dan jumlah tersebut bisa bertambah mencapai 300.000 wajib pajak jika dilakukan ekstensifikasi penerimaan pajak.

Menurutnya upaya penambahan wajib pajak bergantung kepada petugas disamping  kesadaran masyarakat tinggi, maka potensi ini cukup tinggi.

"Untuk PBB-P2, kami masih menggunakan data lama. Kalau kami update data tersebut, ini potensinya sangat besar. Sekarang target Rp63 miliar, kalau datanya bagus, saya harapkan diiatas Rp100 miliar pada 2014," tuturnya, Rabu (13/3/2013).

Hasil penerimaan PBB-P2 pada 2012 sendiri mengalami peningkatan sebesar 25,95%. Pada 2011 penerimaan pajak PBB-P2 Rp37 miliar dan pada 2012 Rp47 miliar.

Adapun Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari penerimaan PBB-P2 Kota Batam juga  diperkirakan pada 2014 bisa mencapai Rp100 miliar dari Rp63 miliar target 2013, seiring dengan peningkatan data wajib pajak atau objek pajak.

Jefridin mengatakan penerimaan pada 2013 sudah masuk ke kas daerah per 1 Januari lalu sesuai dengan Perda Kota Batam nomor 10 tahun 2011 tentang PBB-P2.

Sementara untuk pembayaran PBB-P2 dapat dilakukan di Bank Riau Kepri, BTN dan BRI. Mengenai sosialiasi dan distribusi SPT, ini dilakukan oleh Lurah dan petugas Dispenda.(k17/yop)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam pajak bumi bangunan

Sumber : Chandra Gunawan

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top