Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUAP IMPOR DAGING: Usai Diperiksa KPK 3 Jam, Rani Bungkam

BISNIS.COM, JAKARTA-KPK memeriksa Maharani Suciyono sebagai saksi dalam kasus dugaan suap impor daging selama 3 jam. Seusai diperiksa, Maharani enggan memilih bungkam saat dicecar pertanyaan oleh wartawan.Penyidik KPK memeriksa Rani - sapaan akrab Maharani
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 06 Maret 2013  |  13:34 WIB
SUAP IMPOR DAGING: Usai Diperiksa KPK 3 Jam, Rani Bungkam
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-KPK memeriksa Maharani Suciyono sebagai saksi dalam kasus dugaan suap impor daging selama 3 jam. Seusai diperiksa, Maharani enggan memilih bungkam saat dicecar pertanyaan oleh wartawan.

Penyidik KPK memeriksa Rani - sapaan akrab Maharani - sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta itu ditangkap KPK dalam sebuah operasi penangkapan di salah satu hotel berbintang di kawasan Jl.Jenderal Sudirman bersama Ahmad Fathanah pada 29 Januari lalu.

"Sorry,..sorry,..soryy," ujarnya sambil memasuki taksi meninggalkan gedung KPK, siang ini (6/3).

Rani tidak dijadikan tersangka dengan alasan tidak terlibat dalam kasus dugaan suap impor daging. Dalam kasus dugaan suap ini, KPK telah menetapkan 4 tersangka yakni mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Direktur PT Indoguna Utama Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi serta Ahmad Fathanah yang disebut-sebut sebagai orang dekat Luthfi.

Saat ditangkap, penyidik KPK menyita barang bukti uang Rp1 miliar yang diduga akan diberikan Ahmad Fathanah kepada Luthfi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK sapi suap

Sumber : Sepudin Zuhri

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top