Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRESIDEN PKS DITANGKAP: Disebut-sebut, Elda Adiningrat shock

- Bisnis.com 31 Januari 2013  |  16:10 WIB

JAKARTA-- Mantan Ketua Umum Asosiasi Benih Indonesia (Asbenindo) Elda Devianne Adiningrat (foto) disebut-sebut dicekal oleh KPK terkait dugaan suap impor daging yang melibatkan Presiden PKS  Luthfi Hasan Ishaaq.

Isu itu merebak setelah Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan telah mencegah ke luar negeri anggota DPR yang juga merupakan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq dan satu pengusaha terkait dengan kasus dugaan suap impor daging.

"Kami sudah mengirim dua surat pencegahan dalam kasus ini, selain LHI (Luthfi Hasan Ishaaq) ada juga satu orang lagi yaitu seorang pengusaha,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di gedung KPK Jakarta, Kamis (30/1/2013).

Bambang menjelaskan nama pengusaha itu terdiri atas tiga kata dengan kata terakhir berinisial A yang mengandung unsur ningrat. “Namanya mirip-mirip ningrat, dia bukan dari PT IU [Indoguna Utama]," tambah Bambang.


Dari informasi yang dikumpulkan, Antara menulis pengusaha yang dicegah adalah Elda Devianne Adiningrat, Ketua Umum Asosiasi Perbenihan Indonesia pada 2008.

Ketua Asosiasi Benih Indonesia (Asbenindo) Elda Devianne Adiningrat  saat dihubungi Bisnis mengatakan dirinya belum tahu. “Engga ada tuh surat itu. Tapi saya shock soal kasus ini. Kenapa ada urusan uang segala,” katanya.

Apakah Elda kenal dengan Presiden PKS, Elda tidak menjawab. "Tapi saya tahu berita itu, kemarin."  Elda mengatakan kenapa ada uang segala. “Apa urusannya? Harusnya dibicarakan saja kalau soal kekurangan pasok daging,” tuturnya.(Foto:Bisnis) (Antara/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Martin Sihombing

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top