Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR AUSTRALIA: 3.000 Rumah Tergenang, Kerugian Jutaan Dolar

BRISBANE—Banjir di Australia Timur memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka dan menyebabkan kerusakan hingga bernilai jutaan dolar.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Januari 2013  |  12:30 WIB

BRISBANE—Banjir di Australia Timur memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka dan menyebabkan kerusakan hingga bernilai jutaan dolar.

Bahkan, luapan sungai di negara bagian Queensland yang beribukota di Brisbane itu menyebabkan lebih dari 3.000 properti tergenang dan masyarakat setempat harus kekurangan air minum.

Sementara itu, di Kota Grafton New South Wales, genangan air naik hingga 8,1 meter (26,6 kaki) kemarin, (29/1), di bawah tanggul banjir setempat.

Demikian juga kawasan peternakan terimbas banjir di Carrara, Queensland usai hujan deras akibat imbas dari iklim tropis siklon Oswald.

 “Sungai di sepanjang pantai kini telah turun, sehingga sekarang harus melakukan perbaikan,” ujar Komisioner New South Wales State Emergency Service Murray Kear Rabu (30/1).

Menurut dia, genangan air di beberapa kota masih melebihi tanggul, sehingga diperkirakan baru beberapa hari mendatang semua orang diperbolehkan kembali ke rumah mereka.

Sampai dengan saat ini, akibat banjir tersebut ada 4 orang tewas, demikian juga kegiatan penambangan batubara di Queensland terdampak oleh banjir dan diperkirakan merugi hingga Aus$72 juta.

Sementara itu, ada sekitar 1.000 orang diangkut dengan helikopter untuk diungsikan ke lokasi aman di Queensland, termasuk pasien di rumah sakit setempat.

Badai yang disertai hujan deras beberapa waktu terakhir melanda sebagian wilayah negara bagian Queensland dan New South Wales, Australia.

Tentara Australia juga membantu menyelamatkan warga di dua negara tersebut yang pernah kehilangan sekitar US$9,4 miliar saat banjir dan topan Yasi pada 2011. (Bloomberg/if) (foto: arsiberita.com)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires/Rochmad Fitriana

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top