AHOK VS FARHAT ABAS: Anton Medan diperiksa polisi

JAKARTA--Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya memeriksa tokoh masyarakat Islam Tionghoa Anton Medan terkait "kicauan" pengacara, Farhat Abbas, yang diduga menghina Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok
News Editor | 28 Januari 2013 21:02 WIB

JAKARTA--Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya memeriksa tokoh masyarakat Islam Tionghoa Anton Medan terkait "kicauan" pengacara, Farhat Abbas, yang diduga menghina Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok melalui Twitter.

"Saya menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB," kata Anton Medan di Markas Polda Metro Jaya, Senin (28/1/2013).

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya meminta keterangan mantan residivis yang saat ini menjadi ulama tersebut.

Anton mendesak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mencabut surat keputusan Farhat Abbas sebagai pengacara karena tindakannya yang menghina pejabat pemerintah bernada SARA.

Sebelumnya Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan melaporkan suami dari penyanyi Nia Daniati, Farhat Abbas, ke Polda Metro Jaya, terkait ucapannya yang dianggap menyerang salah satu etnis di Indonesia.

Anton menilai Farhat diduga melanggar Pasal 4 huruf (b) ayat (1) Undang-Undang 40 Tahun 2004 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Selain Anton, pimpinan Komunitas Intelektual Muda Betawi (KIMB), Ramdan Alamsyah juga mengadukan Farhat Abbas terkait tuduhan yang sama ke Polda Metro Jaya.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : TBL/82/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus, Ramdan mengadukan Farhat dengan Pasal 4 huruf (b) ayat (1) Undang-Undang 40 Tahun 2004 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Farhat melalui akun twitternya '@farhatabbaslaw' menulis "Ahok sana sini protes plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke orang umum katanya! Dasar Ahok plat aja diributin! Apapun platnya tetap Ci**" pada 09 Januari 2013. (Antara/msb)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Martin-nonaktif

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top