Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MASKAPAI PENERBANGAN: Air Asia Perkokoh Eksistensi di Wilayah Asia

YOGYAKARTA -- AirAsia Berhad berhasil menyelesaikan penetapan perencanaan kegiatan lima tahun ke depan guna memantapkan eksistensi maskapai itu di wilayah Asia.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Januari 2013  |  16:09 WIB

YOGYAKARTA -- AirAsia Berhad berhasil menyelesaikan penetapan perencanaan kegiatan lima tahun ke depan guna memantapkan eksistensi maskapai itu di wilayah Asia.

Chief Executive Officer Grup AirAsia, Tony Fernandes mengatakan dalam kurun waktu 10 tahun, Grup AirAsia telah banyak berkembang.

Dari hanya menerbangkan dua armada pesawat, kini AirAsia telah menjadi maskapai LCC terbesar di Asia dengan 118 pesawat.

AirAsia juga merupakan salah satu maskapai dengan keuntungan terbesar di Asia. Malaysia telah menjadi tempat berdirinya fondasi awal, dan kini AirAsia juga telah mendirikan pondasinya di Thailand, Indonesia, Filipina dan Jepang.

Tony menambahkan di samping menjadi maskapai yang paling dominan dalam hal pangsa pasar dan profitabilitas di Malaysia, AirAsia juga mempertahankan kedisiplinan untuk tetap memaksimalkan pendapatan, modal, sumber daya manusia, serta meningkatkan jumlah penumpang, dan terus menekan biaya operasional.

Setelah Malaysia menjadi sumber penghasilan terbesar, perhatian manajemen pun telah berpindah ke pangsa pasar utama lain yang berada di Thailand dan Indonesia, di mana diperkirakan terdapat entitas laba yang akan menyaingi Malaysia di masa yang datang.

“Kami juga telah memenuhi janji dengan memberikan perhatian utama kepada Thailand, dan kini Indonesia, karena kedua perusahaan afiliasi AirAsia di sana telah bergantung secara finansial pada neraca mereka sendiri,” kata dia dalam berita tertulis yang diterima harianjogja.com, Senin (28/1/2013).

Selain itu, AirAsia juga tengah fokus untuk mengembangkan AirAsia ke pasar yang lebih luas di Filipina dan Jepang. Terobosan yang baru berjalan ini masih berada pada tahap awal dan masih berada di posisi yang memiliki potensi pertumbuhan yang maksimal.

“Kami telah membentuk tim manajemen yang kuat, yang akan berbagi visi dan strategi guna mencapai eksistensi dominan seperti halnya di Malaysia, Thailand, dan Indonesia,” tambah Tony. (dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI/Harjo/Devi Krismawati

Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top