Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JASA KEUANGAN: OJK Diminta Buat Sistem Database

JAKARTA-Sejumlah asosiasi profesi bidang internal audit, risk management dan quality assurance meminta Otoritas Jasa Keuangan untuk membentuk sistem database industri jasa keuangan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Januari 2013  |  16:13 WIB

JAKARTA-Sejumlah asosiasi profesi bidang internal audit, risk management dan quality assurance meminta Otoritas Jasa Keuangan untuk membentuk sistem database industri jasa keuangan.

Database ini menyajikan data rekam jejak mengenai kredibilitas dan integritas perusahaan, industri jasa pendukung, nasabah, pemilik dan pengurus yang bergerak dalam industri jasa keuangan.

Anggota Dewan Komisioner OJK yang juga Ketua Dewan Audit Ilya Avianti mengatakan pihaknya menyambut baik usulan asosiasi untuk membentuk database itu dalam rangka membantu fungsi pengawasan OJK.

“Nanti sistem database-nya mirip seperti DOT [Daftar Orang Tercela] di Bank Indonesia,” ujarnya hari ini (28/1).

Dia menjelaskan penyusunan database ini dilakukan untuk mencegah terjadinya fraud di industri jasa keuangan akibat banyaknya sumber daya yang bermasalah dalam kualitas maupun integritas.

Database ini akan digunakan oleh kalangan terbatas yang berkepentingan untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan bagi calon-calon pengisi posisi strategis dalam perusahaan.

“Bersifat rahasia dan terbatas. Bukan untuk mendiskreditkan orang-orang tertentu, tapi untuk memitigasi risiko agar industri jasa keuangan berkembang dengan baik,” katanya. (yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Farodlilah Muqoddam

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top