Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KENAIKAN TARIF LISTRIK : Mall dan Pusat Belanja antisipasi Kenaikan Tarif Listrik

News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Januari 2013  |  02:17 WIB
SEMARANG – Dampak kenaikan Tarif Tegangan Listrik (TTL) mulai tahun ini sebesar  15%, memaksa pengelola pusat perbelanjaan atau mall di Kota Semarang menaikkan servis charge kepada penyewa/pemilik tenan hingga sebesar 20%.
 
 
“Kenaikan TTL 15% oleh pemerintah mulai awal 2013 dipastikan membuat biaya operasional yang kami keluarkan bakal membengkak, dan untuk mengurangi beban pengeluaran itu, kami terpaksa harus menaikkan biaya servis charge sebesar 20% kepada penyewa atau pemilik tenant,” tutur Pengelola Plasa Simpang Lima Semarang, Linda Rusnany, Jumat (25/1/2013).
 
 
Dia mengatakan pendapatan dari service charge tersebut akan digunakan untuk menutup biaya operasional mal, mulai dari biaya listrik ruang publik, biaya tenaga kerja, serta biaya perawatan mal.
 
 
“Apalagi, kondisi ini juga ditambah melonjaknya kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Semarang hingga sebesar 21,9% atau dari sebelumnya Rp991.000/bulan menjadi Rp1,2 juta/bulan,” ujarnya.
 
 
Linda memaparkan kenaikan servis charge sebesar 20% kepada sekitar 600 tenant di Plasa simpanglima tersebut akan mulai dibebankan untuk pemakaian Januari 2013, dan akan ditagihkan pada Februari 2013, yakni dari sebelumnya Rp40.000/m2/bulan menjadi Rp48.000/m2/bulan.
 
 
“Plasa Simpang Lima, rata-rata dalam sebulan mengeluarkan biaya operasional hingga mencapai Rp1 miliar, dimana Rp500 juta diantaranya untuk membayar biaya listrik, karena memang biaya operasional mal paling besar terserap oleh penggunaan listrik, dengan kontribusi 50%, disusul biaya karyawan 25%, serta sisanya untuk biaya perawatan gedung,” paparnya.
 
 
Pihaknya mengaku sudah tidak bisa dilakukan upaya efisiensi tanpa menaikkan servis charge, mengingat selama ini sudah sangat optimal melakukan penghematan, mulai dari penggunaan lampu-lampu hemat energi, dan membatasi penggunaan peralatan bertenaga listrik lainnya.
 
 
Public Relation Mall Ciputra Semarang, Aisha R Jusmar mengatakan Mall Ciputra Semarang juga telah menetapkan adanya kenaikan service charge yang dibebankan pada seluruh tenant, dengan besaran 15-20%.
 
 
“Jika sebelumnya tarif service charge sekitar Rp70.000/m2/bulan, maka mulai tagihan Februari 2013 ditetapkan menjadi sekitar Rp80.000/m2/bulan,” tuturnya. (k39/dot)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Puput Ady Sukarno

Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top