Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA HONDA: Tahun Ini Dongkrak Kapasitas Produksi Jadi 80.000 Unit

JAKARTA-PT Honda Prospect Motor, agen tunggal pemegang merek Honda, merencanakan peningkatan kapasitas produksi menjadi 80.000 unit hingga akhir 2013 dari yang sekarang 60.000 unit per tahun guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
- Bisnis.com 26 Januari 2013  |  22:00 WIB

JAKARTA-PT Honda Prospect Motor, agen tunggal pemegang merek Honda, merencanakan peningkatan kapasitas produksi menjadi 80.000 unit hingga akhir 2013 dari yang sekarang 60.000 unit per tahun guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

 

Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy  mengatakan sambil menunggu proses pembangunan pabrik baru yang direncanakan akan beroperasi pada 2014 maka kapasitas pabrik yang ada ditingkatkan secara bertahap menjadi 80.000 pada tahun ini.

 

“Kapasitas terpasang 60.000 unit per tahun, tetapi realisasi produksinya pada 2012 hampir mencapai 70.000 unit sehingga kami menaikkan produksinya secara bertahap mulai bulan ini menjadi 80.000 di tahun ini,” ujarnya hari ini (26/1).

 

Menurutnya, kapasitas produksi ditingkatkan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat seperti Honda Jazz yang diharapkan dapat mencapai 26.000 unit pada 2013, meningkat dari tahun lalu.

 

Kehadiran varian terbaru New Honda Jazz tersebut, lanjutnya, akan mendongkrak volume penjualan kendaraan hatchback Honda Jazz menjadi 26.000 unit pada tahun ini, meningkat dari realisasi 2012 mencapai 21.244 unit dan pada 2011 sebanyak 19.440 unit.

 

Dia menejelaskan industri otomotif akan semakin bersemangat menghadirkan produk penyegaran dari varian yang sudah beredar maupun model terbaru untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam memperebutkan pasar domestik. (yus)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top