Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BISNIS PROPERTI: Pasar Hotel Akan makin Ketat

- Bisnis.com 24 Januari 2013  |  19:02 WIB
JAKARTA — Persaingan hotel di Jakarta dan sekitarnya dalam dua tahun mendatang diprediksi semakin ketat seiring banyaknya pasokan baru yang muncul.
 
Meyriana Kesuma, Manajer Riset dan Konsultasi Coldwell Banker Indonesia, mengatakan pertumbuhan pasokan baru paling tinggi hingga 2014 berasal dari kelas hotel  budget, yang secara tidak langsung  bersaing dengan hotel bintang 3 di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
 
“Dari ketiga kelas hotel tersebut, yang bakal mendapat persaingan paling ketat adalah bintang 3 karena mendapatkan ancaman dari hotel budget yang setara bintang dua, dan dilengkapi fasilitas mirip bintang 3,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (23/1).
 
Menurut Meyriana, kompetisi bahkan lebih intens dengan pertumbuhan hotel yang dioperasikan oleh beberapa pengembang properti yang baru saja memulai bisnis hotel mereka.
 
Coldwell Banker Indonesia mencatat, hingga 2014, pasokan baru hotel budget di Jabodebek akan mencapai 2.000 kamar, separuh dari total suplai baru. Hotel- hotel ini pada umumnya menargetkan para pebisnis, terutama di level menengah, dan pelajar yang sedang studi ekskursi.
 
Hingga akhir 2012, total pasokan kumulatif hotel di Jabodebek mencapai 26.440 kamar, dimana 39,77% merupakan bintang 4, 36,11% bintang 5, dan 24,13% bintang 3.  Rerata tingkat okupansi hotel-hotel tersebut berkisar 67,11%.
 
Sementara itu, Perusahaan riset properti Jones Lang Lasalle Indonesia mencatat pasokan hotel berbintang di Jakarta diperkirakan bertambah 2.337 kamar hingga 2014. Potensi penambahan pasokan hotel baru ini sebagian besar berlokasi di Jakarta Pusat dan Selatan yang menjadi pusat bisnis.
 
"Di daerah sentra bisnis, dimana terdapat banyak gedung komersial dan perkantoran, di situ banyak terdapat proyek hotel baru,"ujar Anton Sitorus, Kepala Riset Jones Lang Lasalle Indonesia.
 
Pasokan hotel berbintang di Jakarta sampai akhir tahun lalu mencapai 27.637 kamar, dengan tingkat okupansi 67,4%.
 
(faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top