Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Sodetan & normalisasi Ciliwung dialokasikan Rp2 triliun

JAKARTA-Pemerintah akan mengalokasikan Rp2 trliun untuk proyek sungai Ciliwung dan Sodetan. Dana alokasi itu berasal dari APBN-P 2013 dan sebagian lagi melalui APBN 2014.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Januari 2013  |  18:50 WIB

JAKARTA-Pemerintah akan mengalokasikan Rp2 trliun untuk proyek sungai Ciliwung dan Sodetan. Dana alokasi itu berasal dari APBN-P 2013 dan sebagian lagi melalui APBN 2014.

 
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto mengunkapkan dana untuk mengatasi banjir itu sebelumnya telah diungkapkan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono sebesar Rp2 triliun.
 
“Anggaran Rp2 triliun itu masih digodok Menteri Keuangan. Yang paling mungkin masuk adalah melalui APBN-P 2013 dan dilanjutkan APBN 2014 dan nantinya dialirkan separuh-separuh, bahkan kalau di APBN-P 2013 kurang dari separuh pun tidak apa-apa yang penting ada alokasinya,” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam siaran pers yang diterima Bisnis (24/1/2013). 
 
Djoko menambahkan, saat ini sedang dalam proses pengajuan surat ke Kementerian Keuangan. Nantinya dana untuk banjir itu akan dibahas bersama anggota DPR dan kemudian baru dana tersebut cair.
 
"Saat bertemu di Otista semua ada, Pak Presiden, Menko Kesra, Menko Perekonomian, Ketua Komisi V DPR juga ada dan mereka sudah tahu dan menyetujui, seharusnya tidak bertele-tele,” tambah Djoko.
 
Selanjutnya Djoko merinci, dana Rp2 triliun tersebut rencananya dipakai untuk menyokong rencana jangka pendek dan jangka menengah. Beberapa proyek yang disasar dengan dana itu ialah Rp500 miliar untuk sodetan kali Ciliwung, Rp1,2 triliun untuk normalisasi dan pelebaran kali Ciliwung dan 300 miliar akan digunakan menambah 50 unit MCK mobile dan pompa.(Faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Thomas Mola & Dimas Novita Sari

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top