Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Tumpukan Sampah 2 Meter Menjulang di Karet

JAKARTA—Bau menyengat tidak sedap terhirup oleh pengguna Jalan KH Mas Mansyur di sebelah Komplek Pemakaman Umum Karet Bivak sejak Senin (21/1) hingga pagi ini, Rabu (23/1).
- Bisnis.com 23 Januari 2013  |  08:35 WIB

JAKARTA—Bau menyengat tidak sedap terhirup oleh pengguna Jalan KH Mas Mansyur di sebelah Komplek Pemakaman Umum Karet Bivak sejak Senin (21/1) hingga pagi ini, Rabu (23/1).

 

Hal itu dikarenakan tumpukan sampah setinggi 2 meter berderet hingga mencapai jarak 6 meter berada di dekat pintu masuk pemakaman itu yang berada di jalan arah Casablanka menuju ke Tanah Abang.

 

Menurut pantauan Bisnis, meski kawasan tersebut bersebelahan dengan lokasi pemakaman umum, tapi jarak sekitar lima meter hingga 10 meter adalah perkantoran, restoran dan rumah penduduk.  

 

Tumpukan sampah di dekat perempatan fly over Tanah Abang itu menunggu diangkut oleh kendaraan dinas kebersihan Jakarta Barat, seperti tumpukan sampah di kawasan Jalan Oto Iskandar Dinata (Otista) Jakarta Timur yang kemarin, Selasa (22/1) sudah terangkut.

 

Sampah yang terdiri dari kayu, plastik, gabus, kursi, sofa, kasur, sampai lemari pun ikut tertumpuk di pinggir jalan.

 

Untuk wilayah Jakarta Timur, sejak Minggu (20/1), Dinas Kebersihan setempat mengakut 350 meter kubik sampah.

 

Sementara itu, sampah-sampah tersebut memberi keuntungan bagi para pemulung, karena penghasilan mereka meningkat akibat mengais sampah banjir.

Sedikitnya Rp50.000 hingga Rp70.000 per hari diperoleh pemulung dari sampah banjir, baik itu berupa plastik, mainan anak-anak, kursi dan kardus bekas. (spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top