Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI INDOSAT-IM2: Manajemen Tak Siapkan Dana Tuntutan Rp1,3 Triliun

JAKARTA—Indosat menegaskan tidak menyiapkan dana khusus terkait tuntutan denda Rp1,3 triliun yang dialamatkan kepada mereka lantaran dituding merugikan negara dalam kerja sama bisnis dengan IM2.Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexander Rusli
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Januari 2013  |  00:16 WIB

JAKARTA—Indosat menegaskan tidak menyiapkan dana khusus terkait tuntutan denda Rp1,3 triliun yang dialamatkan kepada mereka lantaran dituding merugikan negara dalam kerja sama bisnis dengan IM2.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexander Rusli menegaskan pihaknya yakin tidak bersalah dalam kasus itu. Dia mengaku optimistis kasus itu akan selesai dengan baik. "Tidak [menyiapkan dana khusus]. Kami tidak bersalah," ujarnya  Senin (21/1/2013).

Kalaupun denda dijatuhkan Alexander mengaku pihaknya sudah memiliki dana kas yang cukup salah satunya dari hasil penjualan BTS tahun lalu. Dia mengatakan saat ini Indosat terus melakukan modernisasi jaringan. Dia menjamin tidak akan ada penurunan layanan meski kasus masih berjalan.

Adapun terkait seleksi sisa kanal 3G di spektrum 2,1 GHz, Alexander mengatakan pihaknya belum mengambil keputusan apakah akan menyerahkan dokumen keikutsertaan atau tidak. Namun dia tidak menampik, Indosat kemungkinan besar akan melepas seleksi itu dan memilih menambah BTS.

Kasus dugaan korupsi Indosat-IM2 saat ini masih berjalan di pengadilan. Indosat sebelumnya juga telah mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi I DPR RI terkait kasus tersebut. Komisi I dijadwalkan akan menggelar pertemuan dengan Kominfo dan Mastel besok, Selasa (22/1). (if)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top