Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: 146 Perjalanan KRL Jabodetabek Belum Normal

JAKARTA--Arus lalu lintas  kereta api lintas Jabodetabek pada Jumat, (18/1) masih belum normal dengan dibatalkannya 146 perjalanan,  menyusul lintasan rel kereta yang masih tergenang air akibat hujan deras sejak Kamis.Manajer Humas PT KAI Commuter
- Bisnis.com 18 Januari 2013  |  16:47 WIB

JAKARTA--Arus lalu lintas  kereta api lintas Jabodetabek pada Jumat, (18/1) masih belum normal dengan dibatalkannya 146 perjalanan,  menyusul lintasan rel kereta yang masih tergenang air akibat hujan deras sejak Kamis.

Manajer Humas PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Charunnisa mengatakan dampak dari faktor eksternal itu menyebabkan 146 perjalanan kereta dibatalkan meski jumlahnya lebih rendah dibandingkan dengan pembatalan pada hari sebelumnya, Kamis 17/1), sebanyak 191 perjalanan.

"Perkembangannya hampir sama dengan kemarin (Kamis, 17/1), cuma hari ini lebih sedikit pembatalannya. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk tetap melayani masyarakat pengguna kereta," katanya di Jakarta, Jumat (18/1).

Eva mengatakan dampak banjir itu menyebabkan sejumlah rute tidak sampai tujuan akhir, kondisi ini sama seperti hari sebelumnya karena tergenangnya rel kereta.

Lintas Bogor--Jakarta Kota dan Bekasi--Jakarta Kota untuk sementara hanya sampai Stasiun Manggarai, sedangkan lintas Serpong juga hanya sampai Stasiun Palmerah. Adapun kereta lintas Tangerang untuk sementara ini belum dapat dioperasikan karena rel kereta api yang tidak memungkinkan untuk dilewati.

"Commuter Line masih mengalami hambatan di sejumlah lintas karena beberapa stasiun yang terkena banjir seperti Jakarta Kota, Kampung Bandan, Tanah Abang, Sudirman, dan Bojong Indah," kata Eva.

Dia juga mengatakan terjadi gangguan balas di KM 3 yakni rel kereta antara Stasiun Sudirman dan Stasiun Manggarai. Balas adalah batuan kerikil pada bantalan rel kereta api yang berfungsi meneruskan dan menyebarkan beban yang diterima bantalan ke tanah dasar.

"Ada sekitar 50 meter itu gangguan di balas relnya, batu--batu di bantalannya itu bergeser, jatuh, karena terpengaruh banjir," katanya.

Dengan kondisi demikian, tegasnya, pihaknya sebagai anak usaha PT Kereta Api Indonesia yang fokus pada layanan kereta Commuter Line itu belum bisa menjalankan sistem rute linkar kota atau loop line.

"Kereta tidak dapat melintas di jalur loop line karena banjir di Stasiun Tanah Abang dan Sudirman. Kami mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna jasa KRL atas terhambatnya sejumlah perjalanan KRL di Jabodetabek," kata Eva.  (if)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top