Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Kerja KPK pun tak optimal

JAKARTA: Akibat banjir yang menggenangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, maka kegiatan di komisi antikorupsi tersebut menjadi tidak maksimal akibat listrik mati, sehingga sarana dan prasaranan di gedung itu tidak dapat dioperasikan.Wakil
- Bisnis.com 17 Januari 2013  |  19:08 WIB

JAKARTA: Akibat banjir yang menggenangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, maka kegiatan di komisi antikorupsi tersebut menjadi tidak maksimal akibat listrik mati, sehingga sarana dan prasaranan di gedung itu tidak dapat dioperasikan.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan tidak ada komitmen libur bagi karyawan KPK pada hari ini, Kamis (7/1/2013), tetapi banjir semakin meningkat.

"Jadi kita gedungnya kan belum smart, tergantung listrik juga, server kita juga tergantung listrik juga akhirnya diputuskan karena listrik harus dimatikan, maka servernya juga mati," ujarnya, Kamis (17/1/2013).

Dia memaparkan dengan dimatikannya listrik, maka seluruh sarana dan prasrana tidak dapat untuk bekerja. "Itu yang jadi soal."

Pihaknya juga sudah memindahkan tahanan KPK yang berada di ruang lantai bawah (basement) ke lantai atas. Pihaknya juga mempertimbangkan untuk memindahkan tahanan tersebut ke rumah tahanan di Cipinang, Guntut, dan Salemba.

"Maka caranya tahanan di bawah kita pindah, kita evakuasi, nanti akan dilihat, akan ditebar apakah ke Rutan Guntur, Cipinang atau Salemba."

Dia masih bersyukur KPK tidak menyimpan berkas di lantai bawah, sehingga berkas-berkas masih dapat diselamatkan.

Namun, persoalan lainnya, katanya, sistem di KPK bekerja 24 jam seperti misalnya sistem whistleblowing yang harus terus berjalan, sistem surveillance juga harus berhenti dulu, karena listrik mati.

Kendati ada sistem pendukung seperti batere, tetapi itu tidak mampu bertahan lama. "Sistem kerja agak lumpuh."  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top