Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PULAU SEMAKAU: Singapura Juga Punya Pulau Bernama Serupa

BATAM—Pernyataan Ketua Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia Nada Faza Soraya yang mengatakan bahwa Pulau Semakau, pulau yang berada dekat dengan Selat Phillips, ternyata masuk dalam peta Negara Singapura, cukup mengejutkan dan membingungkan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Januari 2013  |  14:05 WIB

BATAM—Pernyataan Ketua Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia Nada Faza Soraya yang mengatakan bahwa Pulau Semakau, pulau yang berada dekat dengan Selat Phillips, ternyata masuk dalam peta Negara Singapura, cukup mengejutkan dan membingungkan.

Mengejutkan karena selama ini tidak ada pernah satu pun literatur yang menyebutkan adanya sengketa antara Indonesia dan Singapura atas pulau tersebut.

Warga setempat di sana juga tidak pernah mengetahui sebelumnya kalau pulau yang didiaminya masuk dalam peta Singapura.

“Kami belum pernah tahu itu. Informasi itu baru kali ini kami dengar, Tapi kami di sini semua orang Indonesia Asli,” kata Arifin salah satu pemuka warga di Pulau Semakau. Rabu (16/1/2013).

Masih Sulit memastikam perihal dugaan YPMI tersebut, terlebih hingga kini belum ada satupun pernyataan resmi dari instansi terkait.

Apalagi Singapura ternyata disebutkan memiliki kawasan yang juga bernama sama, Pulau Semakau.

Dalam Wikipedia, antara lain dinyatakan bahwa Pulau Semakau merupakan kawasan yang menjadi bagian dari wilayah Singapura.

Pulau itu terletak di sebelah selatan pulau utama Singapura, lepas Selat Singapura.

Pulau itu merupakan daerah tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dan diciptakan oleh penggabungan dari Pulau Sakeng (juga dikenal sebagai Pulau Seking) dan Pulau Semakau.

Dalam Wikipedia, Pulau Semakau milik Singapura itu juga disebutkan berada di koordinat 1° 12′ 22″ N, 103° 45′ 43″ E.(k59)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yoseph Pencawan

Editor : Yoseph Pencawan - nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top