Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MOBIL NASIONAL: Perlu Entrepreneur Tangguh

JAKARTA:  Indonesia membutuhkan entrepreneur tangguh untuk ikut mengembangkan mobil massal beridentitas nasional.Seperti diketahui, program mobil nasional saat ini dirasa kurang bergairah karena masih nyangkut di tahap prototype dan uji coba saja.Direktur
- Bisnis.com 16 Januari 2013  |  19:57 WIB

JAKARTA:  Indonesia membutuhkan entrepreneur tangguh untuk ikut mengembangkan mobil massal beridentitas nasional.

Seperti diketahui, program mobil nasional saat ini dirasa kurang bergairah karena masih nyangkut di tahap prototype dan uji coba saja.

Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi menilai insentif dan dukungan terhadap produksi mobil nasional sebetulnya sudah cukup banyak diberikan.

Namun, belum banyak pebisnis yang berani untuk mengambil resiko untuk bersaing dengan mobil-mobil merek luar di Indonesia.

Sepertinya kita memang kekurangan entrepreneur yang tangguh. Masalahnya, produsen mobil tiap 7 hingga 8 tahun harus investasi baru untuk ganti model mobil. Modalnya besar bisa sampai Rp800 miliar.

"Tidak banyak orang yang punya keberanian," katanya.

Untuk memajukan program mobil nasional, lanjut Budi, peran berbagai pihak tentu diperlukan. Dari pemerintah misal, harus membuat regulasi yang memudahkan dan mempersiapkan inftrastrukturnya.

Dari sisi perbankan, pinjaman untuk melakukan ekspansi ke mobil nasional juga harus difasilitasi. "Masyarakat pun harus diedukasi untuk lebih bangga memakai produk nasional," sambungnya.

"Nah, kalau masalah kesiapan entrepreneur, ibaratnya sama seperti orang Jepang tidak berani bikin batik. Pengusaha Indonesia sukses di batik karena faktornya mendukung, kita punya kultur dan networknya ke sana. Kalau otomotif dari awal kan memang enggak punya," jelas Budi.  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top