Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONFLIK LAHAN: Komnas HAM akan temui petani Jambi

JAKARTA: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mengunjungi para petani Jambi yang mendirikan tenda di depan kantor Kementerian Kehutanan besok terkait dengan konflik lahan antara warga dan tiga perusahaan di provinsi tersebut.
- Bisnis.com 16 Januari 2013  |  03:05 WIB

JAKARTA: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mengunjungi para petani Jambi yang mendirikan tenda di depan kantor Kementerian Kehutanan besok terkait dengan konflik lahan antara warga dan tiga perusahaan di provinsi tersebut.


Hal itu disampaikan oleh pengurus Serikat Tani Nasional (STN) Binbin Firman dalan keterangan pers di Jakarta. Dia memaparkan salah satu anggota Komnas HAM yang akan berkunjung adalah Dianto Bachdi.


"Kunjungan tersebut akan dilakukan pada hari Rabu pukul 11.00 WIB," kata Binbin di Jakarta, Selasa (15/01/2013). Tenda itu didirikan di pembatas jalan Gelora 1 dan Gatot Soeroto.


Diketahui puluhan para petani Jambi sejak pertengahan November lalu datang ke Jakarta dan akhirnya mendirikan tenda untuk aksi protes mereka ke Kementerian Kehutanan. Hal itu terkait dengan konflik lahan antara tiga perusahaan masing-masing di sektor restorasi, bubur kertas dan sawit.

Tiga perusahaan yang dimaksud adalah PT Restorasi Ekosistem Indonesia, PT Agronusa Alam Sejahtera dan PT Asiatic Persada.Tuntutan petani di antaranya adalah meminta enklaving kepada Kementerian Kehutanan.


Dalam dialognya dengan warga pada Senin lalu, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan berjanji memberikan kesempatan para petani untuk menggarap lahan hutan. Tetapi, belum dijelaskan bagaimana mekanisme penggarapan tanah tersebut. (arh)


 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top